Pasca Pandemi Covid 19, SMAN 2 Ketatkan Disiplin
CYBER88 | SIAK - Sejak bergulirnya pembelajaran jarak jauh atau disebut belajar dalam jaringan (daring), beberapa pelajar memilih opsi berhenti sekolah atau bekerja, hal itu terlihat dari pantauan jurnalis di empat sekolah menengah tingkat atas (SMA) di Kecamatan Tualang, Siak. Selasa, (31/05/22).
Pantauan kru media ini membuktikan bahwa pelajar jenuh dengan libur yang berkepanjangan dikarenakan Covid-19, kendati itu adalah sebagian kecil saja. Sebagian besar memilih melanjutkan pendidikan, karena prinsip pribadi serta dukungan orangtuanya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Tualang Tasriadi meminta pelajar untuk lebih giat dan rajin mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Untuk penegakan disiplin, sekolah dengan tegas menerapkannya tanpa pandang bulu.

"Sejak saya masuk menjadi kepala di SMA Negeri 2 Tualang, saya berharap agar para anak didik bisa lebih meningkatkan kedisiplinan khususnya saat dilangsungkan proses belajar mengajar di sekolah. Jika ada anak didik yang terlambat masuk sekolah, saya minta pihak wali kelas untuk mencatat peserta didik itu, serta memberikan imbauan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi," kata Tasriadi saat ditemui di SMA Negeri 2 Tualang, Selasa (31/5/2022).
Menurut Tasriadi, penerapan kedisplinan adalah modal utama melahirkan generasi muda yang berpotensi.
"Disiplin salah satu modal utama anak didik kita, untuk melahirkan generasi yang mumpuni. Maka saya berharap, peran serta orangtua peserta didik agar senantiasa mengawasi dan mengimbau anak didik kita lebih serius untuk sekolah. Dengan memperhatikan pola atau tingkah anak, salah satu perlunya pengawasan. Kegunaannya sebagai alternatif pencegahan anak didik itu terkontaminasi dengan perilaku yang negatif," ungkap Kepala Sekolah.
Tasriadi menambahkan, pembelajaran saat ini adalah proses transisi menuju pembelajaran yang maksimal.
"Setelah melewati masa Pandemi Covid-19, saya juga menyarankan peserta didik dengan tenaga pendidik tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran dinas. Kendati saat ini angka Covid-19 menurun, bukan membuat kita terlena. Tetapi tetap waspada," pungkasnya.
Sementara beberapa siswa yang memilih berhenti sekolah, sebagian ada yang sudah menikah di usia dini, dan sebagian ada yang bekerja sebagai buruh kasar / buruh serabutan. (Red/Simon).


Komentar Via Facebook :