Danil, Bocah Penderita Lumpuh Layu Butuhkan Uluran Tangan, 

Danil, Bocah Penderita Lumpuh Layu Butuhkan Uluran Tangan, 

Danil, Bocah Penderita Lumpuh Layu Butuhkan Uluran Tangan, 

CYBER88 | Tanggamus – Danil Putra Sahreza , seorang bocah laki-laki berusia lima tahun menderita lumpuh layu sejak lahir, adalah cucu dari Nurini (67) dan Zubaedah (46). Danil selama ini dirawat oleh kakek dan neneknya, sedangkan kedua orang tuanya sudah berpisah sejak Danil usia dua tahun, selama ini danil tinggal di dusun sinar tanjung Pekon tanjung Kemala kecamatan pugung Tanggamus Lampung.

Keceriaan nampak terpampang diwajah mungil Danil, harapannya untuk sembuh begitu terlihat dari wajahnya.

Pada saat dijumpai awak media di kediamannya pada hari kemarin  Sabtu 11 Juni 2022, Nurini sang kakek menuturkan, " cucu saya Danil menderita lumpuh sejak lahir, saya sudah pernah bawa danil berobat kebeberapa tabib  dan Alhamdulillah memang ada sedikit perubahan yang tadinya kepalanya tidak bisa digerakkan sama sekali, kini kepala Danil dapat sedikit digerakkan." Katanya.

Dirinya sangat ingin sekali Danil sembuh dan tumbuh normal seperti anak kecil lainnya, namun tidak memiliki biaya untuk pengobatannya.

"Saya cuma pekerja buruh biasa dan penghasilan sayapun tidak pasti cuma bisa untuk makan, terlebih faktor usia dan kondisi badan saya yang sudah seperti ini, sedangkan untuk bantuan kami tidak mendapatkan bantuan apapun, dulu kami memang pernah dapat bantuan PKH sebanyak dua kali tapi cuma dua kali aja, dan sudah setahun lebih PKH itu tidak keluar lagi sampai sekarang, sedangkan untuk bantuan yang lain kami tidak dapat, Begitu besar harapan saya untuk kesembuhan Danil." imbuhnya.

Masih ditempat yang sama Zubaedah sang nenekpun mengatakan, " Selama ini saya yang merawat danil, sebelum kedua orang tuanya berceraipun saya yang merawatnya, karena orang tua Danil belum memiliki rumah sendiri, jadi mreka ikut tinggal bersama kami, dan sampai akhirnya kedua orang tua Danil berpisah, dan baru dua pekan ini ibunya Danil pergi merantau ke Jakarta."

"Saya sangat berharap kepada pemerintah setempat khususnya pemerintah kabupaten Tanggamus agar dapat membantu pengobatan cucu saya, agar cucu saya bisa bermain seperti anak anak lainnya," tandasnya,,( yuntina)

Komentar Via Facebook :