Judi Rolex Masih Eksis, Kinerja APH Kota Jayapura Dipertanyakan

Judi Rolex Masih Eksis, Kinerja APH Kota Jayapura Dipertanyakan

CYBER88 | Jayapura - Tindakan Aparat Penegak Hukum (APH) di kota Jayapura patut di pertanyakan. Bukan tanpa sebab, karena Kapolri Listyo Sigit dalam konferensi pers menekankan kepada bawahannya untuk menindak perjudian dan siapa yang berada di belakang judi tersebut. 

Namun judi Rolex yang sudah santer di Jayapura sampai sekarang belum ada tindakan penutupan dari aparat penegak hukum untuk menutup perjudian rolex.

BACA JUGA  Judi ROLEX di Kelurahan Wahno Buat Resah Masyakat Tokoh Agama Minta Polisi Segera Menutupnya

Awak media ketika menemui salah satu tokoh agama di kota Jayapura Pdt Popy Mak Sth dikediamannya mengatakan, "saya sangat menyayangkan sekali dengan adanya perjudian rolex di kota Jayapura yang membuat umat Tuhan tengelam dalam dosa perjudian dan kemalasan untuk mencari nafkah untuk keluarga lebih memilih mendapat uang dengan perjudian rolex.

BACA JUGA  Listyo Sigit Pecat Oknum Polisi Yang Jadi Beking Perjudian di Sumatera Khususnya di Riau

Saya selaku toko agama di kota Jayapura meminta kepada bapak Kapolresta kota Jayapura untuk mengambil tindakan keras untuk menutup perjudian rolex dan menangkap bandar atau pemilik judi rolex," urai nya.

Demikian juga saat kru menemui tokoh adat lainnya ikut merasa resah dengan keberadaan judi rolex yang menjamur.

BACA JUGA  ROLEX di Jalan Masuk Buper Distrik Heram Makin Menggila 

Kepala suku besar Timotius Hamadi mengatakan, "Saya sangat menyayangkan dengan adanya perjudian rolex yang menjamur di berapa titik kota, Waena Buper, dalam pasar Youtefa, pasar Hamadi dan depan  kantor pos taman Saliarta. 

Saya selaku Kepala suku besar Timotius Hamada meminta kepada Kapolresta kota Jayapura untuk segera mengambil tindakan keras menutup perjudian rolex dan menangkap bandar judi rolex proses hukum pemilik judi rolex," cetus Timotius.

BACA JUGA  Ketua WGAB Papua Heran Judi ROLEX di Samping Pasar Praharah Sentani Tidak Ditutup oleh Penegak Hukum Ada-apa

Hingga berita ini naik, belum ada jawaban dari Kapolres Kota Jayapura sekalipun pesan WhatsApp sudah dibaca.

Komentar Via Facebook :