Kontroversi!!! Kadis Pertanian Kaur: Haruskan SOP Bertemu Pejabat Meniru Pemda BS??, Agar Tidak Ada Kesan ‘Dikasih Hati, Mau Makan Jantung’

Kontroversi!!! Kadis Pertanian Kaur: Haruskan SOP Bertemu Pejabat Meniru Pemda BS??, Agar Tidak Ada Kesan ‘Dikasih Hati, Mau Makan Jantung’

CYBER88 | Kaur -- Untuk mendapatkan informasi dalam menciptakan keterbukaan publik di era digitalisasi ini, terkadang sulit didapatkan dengan mudah oleh seorang jurnalis. Setiap Jurnalis memiliki cerita  yang berwarna dalam menjalankan kegiatan Jurnalistiknya.

Begitu juga halnya yang terjadi di kabupaten kaur. Para Jurnalis cukup sulit sekali menemui kepala pejabat untuk melakukan konfirmasi. Meski demikian, demi kepentingan umum, para pencari berita merasakan berbagai tantangan itu menjadi hal yang biasa.

Lianto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, sejak beberapa waktu kebelakan menjadi perbincangan hangat di kalangan para Jurnalis lantaran ucapannya yang dianggap kontroversi.

Di bulan Pebruari lalu, Kadis Pertanian Kabupaten Kaur ini menyebut bahwa media online bukanlah acuan dalam informasi karena menurutnya media cetak lah yang menjadi acuan.

Hal ini pun sontak mendapar reaksi keras dari sejumlah pegiat media Online yang menilai Kadis Pertanian sangat keliru lantaran sumber informasi bukan hanya disajikan oleh media cetak saja. Di era digitalisasi, justru media online atau elektronik lah yang lebih dominan.

Kadis Pertanian ini, kembali menjadi sorotan terkait kinerjanya. Bahkan, dalam sebuah pemberitaan yang ditayangkan oleh salah satu media Online, memuat judul berita “Oknum Kadis Pertanian Kaur, Tidur Disaat Jam Kerja Kantor”.

Dalam isi pemberitaan, Lianto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur kedapatan oleh wartawan diduga habis tidur di ruangannya di saat jam kerja.

Ketika Awak media Cyber88 mengkonfirmasi terkait hal ini melalui WhatsApp Lianto malah balik bertanya. Haruskan SOP bertemu pejabat meniru Pemda BS ini ?? Agar tidak ada kesan “Dikasih hati, mau makan jantung"

Dalam tulisan Lianto di pesan WhatsAp, “Dikasih hati, mau makan jantung" atau dalam peribahasa “Dikasih hati minta jantung”, Artinya, orang yang tidak tahu diri. Diberi sedikit, malah meminta lebih banyak.

Kalimat yang ditulis Lianto ini tentunya sangat riskan sekali lantaran kemungkinan akan memicu reaksi dari para Jurnalis yang seolah-olah dia berkata bahwa Jurnalis itu orang yang tidak tahu diri.

Lianto pun mengirim Link berita berjudul Diduga Pemda Bengkulu Selatan SOP bertemu pejabadnya yang tersulit Se-Indonesia. Berita ini ditayangkan oleh Media tribun sumatera

Dalam pemberitaan itu, memuat sulitnya awak media untuk melakukan konfirmasi pada pejabat terkait pembangunan yang menggunakan uang rakyat bahkan terkesan sengaja ditutup -tutupi. (Riko)

Komentar Via Facebook :