Soal Oknum Peserta Daftar Calon Polwan Gagal Namun Diluluskan Pendidikan, Polda Riau Bungkam
CYBER88 | Pekanbaru - Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal hingga berita ini ditulis, belum bersedia berkomentar, Selasa (9/8/2022). Demikian halnya Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto juga tidak memberikan tanggapan kepada Cyber88. Ditempat terpisah, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi saat dikonfirmasi sedang melaksanakan ibadah haji.
"Maaf saya lagi melaksanakan ibadah haji," kata Kombes Pol Pria Budi.
Seperti diberitakan sebelumnya, belum lama ini seorang peserta pendaftar calon Polisi Wanita (Polwan), yang semula dinyatakan gagal saat pengumuman pada Pantukhir (Panitia Penentu Akhir), diduga diloloskan ikut serta pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) di daerah Ciputat, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
"Saya juga ikut test masuk Polwan pak. Tetapi ada yang janggal pak, karena ada rekan kami yang ikut pendidikan, tetapi dia sebenarnya gugur. Namun informasi ini masih dugaan pak," kata salah seorang peserta yang gagal lolos Polwan dan meminta namanya tidak dicantumkan, Senin (1/8/2022).
Sumber mengaku ikut test Polwan dimulai pada bulan April 2022, tahapan awal setelah pendaftaran dan verifikasi yaitu Rikmin (pemeriksaan administrasi) awal, tahap demi tahap sudah dilewati.
Sampai pada perangkingan awal sumber informasi masuk ke tahap selanjutnya, dengan peringkat paling akhir. Tahapan selanjutnya yaitu Rikkes (pemeriksaan kesehatan) ll, PMK atau Penelusuran Mental Kepribadian atau psikologi ll tertulis, wawancara PMK/psikologi ll, dan Rikmin akhir/supervisi, selanjutnya yaitu Pantukhir.
"Pelaksanaan Pantukhir ini sempat diundur beberapa kali, yang seharusnya tanggal 29 Juni, jadi tanggal 2 Juli, total Polwan PTU atau Polisi Tugas Umum yang dinyatakan lulus terpilih berjumlah 20 orang, dan dibagi menjadi dua gelombang. Pada saat gelombang ll tahun 2022 berangkat pendidikan pada tanggal 22 Juli 2022, ada satu casis atau calon siswa Polwan yang ikut berangkat, padahal saat perangkingan akhir dia sudah jelas lulus tidak terpilih," ujarnya.
Oknum tersebut lanjut sumber adalah berinisial PINW asal pendaftar dari wilayah hukum Polresta Pekanbaru.
"Saya tau berita ini dari teman sesama seleksi juga, dia bisa sadar karena casis Polwan yang dicurigai ini merupakan teman satu bimbingan belajarnya. Saya heran, saya juga curiga, apakah masih ada muatan kecurangan dalam perekrutan calon Polisi ini," pungkas sumber.


Komentar Via Facebook :