Soal Ibu Tiri Siksa Putrinya, Giliran Ayah Kandung Sundut Rokok ke Tubuh Putranya, Polisi Diminta Ungkap

Soal Ibu Tiri Siksa Putrinya, Giliran Ayah Kandung Sundut Rokok ke Tubuh Putranya, Polisi Diminta Ungkap

CYBER88 | Siak - Ruslina Siregar (38) warga Kel. Perawang, Kec. Tualang dilaporkan putri tirinya ke Polres Siak atas dugaan kekerasan fisik. Yanti Lumban Gaol atau korban, meminta pihak yang berwajib untuk segera menangkap ibu tirinya atas tindakan kekerasan yang dialaminya pada Kamis (11/8) lalu. 

"Kemarin sudah saya laporkan ke Polisi di Polres Siak kejadian ini, saya juga telah visum dan ceritakan semuanya ke Polisi, ayah kandung saya juga sering pukul dan siksa kami para anak-anaknya, saat inilah waktunya saya buka semuanya ke publik, agar semua tahu bagaimana perangai orangtua saya," kata Yanti didampingi kakak korban, Lenny Lumban Gaol, Jumat (2/9/2022). 

Yanti berharap Polisi segera menindaklanjuti laporannya. Yanti telah melaporkan kekerasan yang dilakukan ibu tirinya, dan dibuktikan dengan rekaman video yang sengaja direkam oleh saudara kandungnya.

"Adik saya yang rekam video itu. Dan itu sengaja, agar semua perbuatan ibu tiri saya itu ada pembuktiannya. Memang saya tau ibu tiri saya adukan saya juga, tapi itu semua bohong. Karena, saya yang alami penyiksaan oleh ibu saya," sambungnya.

"Adik saya sengaja rekam untuk bisa ditunjukkan ke Polisi, karena kami niat laporkan hal ini karena tidak tahan lagi," ujar Yanti.

Kakak korban, Lenny menyampaikan bahwa bukan hanya ibu tiri yang kerap melakukan kekerasan, sang ayah yakni Kasman juga dianggap terlibat sebagai pelaku kekerasan.

"Dari dulu ayah kami suka mukul. Perkara sepele juga bisa jadi pemicunya. Adik saya laki-laki juga pernah digantung, kaki keatas kepala kebawah. Bahkan disundul pakai rokok pada tubuhnya," kata kakak tertua dari 6 bersaudara itu.

Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja SIK saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Iptu Tony Prawira STrk, membenarkan pengaduan korban. Pihaknya segera memberikan kepastian hukum terhadap pengaduan korban.

"Segera kami atensi pak," kata Kasat Reskrim.

Komentar Via Facebook :