Kontrak Habis, Pembangunan Jalan Gunting Saga - Teluk Binjai Belum Selesai

Kontrak Habis, Pembangunan Jalan Gunting Saga - Teluk Binjai Belum Selesai

CYBER88 I Labura - Proyek Pembangunan Akses Jalan Gunting Saga – Teluk Binjai tepatnya di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara hingga kini belum selesai.

Informasi yang didapatkan, proyek jalan tersebut dikerjakan CV.Neosoftart dengan Sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan Nilai proyek sebesar Rp 2,5 Miliar lebih serta masa pelaksanaan kontrak Juli 2022 hingga November 2022 serta Panjang efektif jalan yang ditangani sepanjang lebih kurang setengah kilometer di hotmix.

Namun sampai dengan saat ini kegiatan yang seharusnya sudah berakhir  tapi masih belum dikerjakan oleh kontraktor pelaksana.

Sementara itu, salah seorang warga Tanjung Sari 2 yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bahwa sepengetahuannya jalan tersebut sudah habis masa kontrak karena dibangun sejak Juli - November tahun 2022 ini.

Kondisi jalan rusak yang membuat R2 dan R4 masuk dalam lubang jalan yang belum selesai oleh kontraktor proyek CV Neosoftart (ist)

“Namun hingga sampai sekarang belum juga dikerjakan, bahkan pengerjaannya nya masih jauh dari harapan,” katanya Sabtu, (19/11).

Menurutnya, pihak kontraktor tidak serius dalam membangun jalan tersebut. Dia mengatakan pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti kapan selesainya pengerjaan jalan tersebut. Tapi ia berharap kontraktor bertanggung sehingga progres bisa berjalan sesuai dengan apa yang  diharapkan.

Dengan tidak ada pekerjaan jalan tersebut, lanjutnya aktivitas warga menjadi terganggu. Sebab lalu lintas warga menjadi terhambat akibat sering terjadi mobil pengangkut hasil pertanian masuk didalam kubangan lumpur. Dirinya berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan jalan tersebut.

“Kalau memang terjadi keterlambatan atau ditemukan pelanggaran, berikan sanksi saja kepada pihak pemborong,” katanya.

“Kami sebagai warga takut ini tidak dijalankan maksimal dan tidak selesai. Karena berdasarkan informasi kontraknya sudah habis, sementara jalan belum juga dikerjakan,” katanya.

Berdasarkan informasi yang ia dapat, kegiatan tersebut dianggarkan sebesar Rp 2,5 miliar lebih. Informasinya masa kontrak sudah berakhir November ini. Makanya kami takut jalan ini tidak selesai,” katanya.

Terpisah, Pengawas Pengerjaan Umum (PU) Labura yang mengawasi CV. Neosoftart saat dihubungi awak media via WhatsApp, hanya dibaca  dengan centang dua biru, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan dari pihak pengawas PU  tentang pengerjaan jalan lintas Gunting Saga - Teluk Binjai.

Komentar Via Facebook :