Kepri Alami Listrik Padam Selama 13 Jam di Awal Tahun Baru 2023

Kepri Alami Listrik Padam Selama 13 Jam di Awal Tahun Baru 2023

CYBER88 | Tanjungpinang - Masyarakat Bintan dan Batam mengeluhkan pemadaman listrik selama hampir 13 jam lamanya, Minggu (1/1/2023).

Salah satu warga Tanjungpinang Bob, mengaku kesulitan selama pemadaman yang terjadi di seluruh wilayah Tanjungpinang.

"Dampak pemadaman ini, jaringan internet juga menjadi lambat," ucapnya.

Disamping itu, jadwal pengaliran air PDAM yang seharusnya dapat di distribusikan ke rumah warga. Namun karena pemadaman listrik tersebut, proses distribusi air juga ikut tersendat.

"Air sudah habis, terpaksa beli air untuk keperluan rumah," ungkapnya

Mengutip dari CNBC Indonesia, pemadaman kepada 500 ribu pelanggannya disebabkan oleh cuaca buruk.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua menjelaskan, pemadaman listrik di wilayah Bintan dan Batam ini terjadi akibat gangguan listrik di Panaran. Sehingga hal tersebut menyebabkan terjadinya ''Blackout".

"Ada gangguan (Force Majeure) di sisi pembangkit di Batam. Semoga tidak terjadi lagi" tulis Rudy Chua

Menyusul adanya permasalahan tersebut, PLN Batam dalam press releasenya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan dari gangguan listrik tersebut.

Akibat kejadian ini, PT PLN meminta maaf kepada masyarakat dan memohon dukungan serta doa dari masyarakat agar sistem kelistrikan Batam - Bintan kembali normal.

Diketahui, wilayah Batam dan Bintan mengalami black out dari pukul 04:00 WIB. Akibat dari pemadaman itu, sejumlah kebutuhan masyarakat terhambat. Seperti melambatnya jaringan internet dan beberapa permasalahan lainnya.*

Komentar Via Facebook :