Saadiah Uluputty : LIN Tetap Jalan Dengan Konsep dan Sistem Yang Diperkuat

Saadiah Uluputty : LIN Tetap Jalan Dengan Konsep dan Sistem Yang Diperkuat

CYBER88 | Ambon - Maluku Lumbung Ikan Nasional (MLIN) batal? Hal ini merupakan berita yang sangat marak pada beberapa Media Masa.

Sehingga menjadi berita trending bukan hanya pada Media Masa saja namun menjadi topik bagi masyarakat di Maluku. Ambon, Jumat (10/02/23)

Yang kabarnya Upaya Pemerintah Provinsi bersama DPRD dan seluruh stakeholder untuk menjadikan Maluku sebagai lumbung ikan nasional sia- sia belaka.

Pasalnya, pemerintah pusat telah membatalkan pembangunan proyek strategis nasional tersebut. Hal ini diketahui setelah Komisi II DPRD Maluku menyampaikan aspirasi di Komisi IV DPR beberapa waktu lalu dan diketahui bahwa Pempus batal membangun LIN di Maluku.

Menyikapi pemberitaan ini Kadis perikanan Provinsi Maluku Dr. Ir. Erawan Asikin, M.Si., saat di temui oleh wartawan Media CYBER88 pada ruang kerjanya menyampaikan terkait Maluku Lumbung Ikan Nasional (MLIN) dirinya sendiri telah berkoordinasi dengan Pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) sendiri tidak tau mengenai isu yang ada.

Menurutnya mungkin saja berita yang beredar ini terkait proyek strategis nasional (PSN) dan transportasi, sehingga ahlinya Kementerian Perhubungan. Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) sendiri tidak terlibat.

"Mungkin saja itu ada benarnya dan bukan dalam konteks Lumbung Ikan Nasional (LIN). Karena pada Ambon New Port itu ada sebagian pelabuhan Lumbung Ikan Nasional (LIN), yang mungkin di kaitkan. Jadi, yang dimaksudkan dengan Lumbung Ikan Nasional (LIN) bukan itu saja. Ada pembangunan sentra-sentra dan sebagiannya di tempat-tempat lain. Itu bukan berarti semua itu dibatalkan." Tegasnya

Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) di tahun 2023 ini menyediakan angaran untuk Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan sudah mulai dijalankan, sudah di identifikasi, dan kegiatannya ada bantuan untuk keramba jaring apung ikan, mobil berpendingin, Cold storage, dan lainnya. Mungkin saja ini berhubungan dengan Ambon New Port Sebagai proyek strategis nasional (PSN) dan Lumbung Ikan Nasional (LIN) tetap di jalankan. Tegasnya

Sementara itu Saadiah Uluputty, S.T. Anggota DPR RI F-PKS Dapil Maluku menjelaskan Maluku Lumbung Ikan Nasional (MLIN) batal? Maluku Lumbung Ikan Nasional (MLIN) tidak dibatalkan. Hanya saja konsep dan sistemnya yang diperkuat dan pendekatannya dengan Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur.

Sudah di lakukan Focus Group Discussion (FGD) khusus untuk membahas MLIN dan Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur.

Diskusi panjang, saling sanggah, interupsi dan memberikan masukan. Mudah mudahan konsep yang disampaikan bagus, akan bagus juga dalam pelaksanaan.

Sempat ditanyakannya juga dalam FGD bahwa harus ada kejelasan soal data nelayan, data ikan dan potensinya. Kuotanya di balikan ke daerah yang akan mendata. Kapan? 2 minggu ini diharapkan sudah masuk. 

"Kuota yang akan dipakai diterima dari daerah. Jadi harus ada pengawalan dari daerah ya. Nelayan kecil yang beroperasi diatas 12 mil harus mendapat izin dari pusat termasuk pancing tonda 1,5 gt." Ungkapnya

Untuk kebijakan Penangkapan Ikan Terukur, 
Ada 9 Pelabuhan yang akan diintegrasikan yaitu: Pelabuhan PPN Tual, Pelabuhan PPN Ambon, PT. SIS, Benjina, Merauke, Ternate, Kendari, Bitung, dan Sorong.

Pelabuhan dan Dermaga ini yang akan digunakan untuk bongkar muat, ekspor langsung dari daerah penghasil zona 03. Diharapkan bisa menjadi prime mover (Penggerak Utama) pertumbuhan ekonomi didaerah Penghasil.

Komentar Via Facebook :