Bekas Core Drill Komplek Perumahan Grand Hayati Pelalawan Ancam Pemakai Jalan
CYBER88 I Pelalawan - Pekerjaan tes Core Drill pada ruas jalan lingkungan komplek perumahan Grand Hayati Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau, mengancam warga pemakai jalan, dimana bekas galian bor untuk core Drill yang dilakukan pihak BPKP Riau, masih belum diperbaiki rekanan.
Dalam pantauan CYBER88, Selasa (14/02), dilokasi komplek Grand Hayati, Pangkalan kerinci, tampaknya masih banyak titik lubang yang dalamnya sekitar 20 cm, hasil bor atau core yang dilakukan pihak BPKP Riau, guna mengambil sample dengan cara melubangi lapisan jalan tersebut menggunakan mesin bor.
Disebutkan, tujuan dari pengetesan ini adalah untuk mengukur ketebalan lapisan jalan di ruas Seminisasi secara langsung di lapangan dan juga sampel hasil bor ini juga akan digunakan untuk dihitung berat isi/kepadatan di laboratorium.
Sehingga pekerjaan perkerasan dapat diketahui apakah pekerjaan yang telah dilaksanakan dilapangan sudah sesuai dengan ketebalan rencana pekerjaan awal dan memiliki kepadatan yang sesuai dengan persyaratan dokumen kontrak atau tidak.
"Pengetesan ini dilaksanakan untuk meminimalisir kesalahan dan pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan yang diharapkan. Maka untuk menutup kembali Lubang bekas pengeboran itu harus dilakukan rekanan, sehingga pemakai jalan tidak terganggu," ujar Kadis PUR Pelalawan Joko Sutiardi.ST, secara terpisah.
Sebelumnya Kabid Perkim/ Cipta Karya, Syaiful, saat dikonfirmasi via WhatsApp nya, juga mengatakan terkait perbaikan penutupan Lubang core Drill, itu rekanan.
"Bukan PUPR yang menutup, tapi rekanan. Karena lubang harus cepat ditutup, kalau tak, rusak karena air masuk," katanya.


Komentar Via Facebook :