Adanya Laporan Alih Guna Area Embung, Komisi 1 DPRD Cimahi Lakukan Sidak

Adanya Laporan Alih Guna Area Embung, Komisi 1 DPRD Cimahi Lakukan Sidak

CYBER88 | Cimahi – Komisi 1 DPRD Kota Cimahi lakukan sidak ke Kantor Kecamatan Cimahi Utara untuk meninjau terkait pengawasan terhadap mitra kerja, salah satunya di lokasi embung di RW 12 Kelurahan Pasirkaliki, Senin (6/3/2023).

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Cimahi, Hendra Saputra beserta anggotanya, bersama Sekcam Cimahi Utara, Lurah Pasirkaliki, dan Ketua RW 12 melakukan pengawasan penggunaan embung. Menurut laporan warga, di lokasi disinyalir sering digunakan oleh para pemuda-pemudi untuk tempat berpacaran dan tempat berkumpul meminum miras.

Menurut Hendra, embung ini diharap menjadi manfaat dan harus dijaga. Penanaman dan pemeliharaan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Lokasi ini juga berpotensi untuk dikembangkan, seperti penebaran benih ikan, penanaman pohon, serta pembuatan destinasi wisata dan budaya seperti dibuat panggung atau area pagelaran seni budaya.

Hendra menambahkan, embung ini harus segera diselesaikan oleh pihak terkait agar masyarakat dapat terlibat dalam pengelolaan dan pengembangannya. Karena menurutnya, ini sangat baik juga berpotensi sekali untuk wisata, seperti diketahui Cimahi masih kurang untuk destinasi wisata.

Dirinya berharap, semoga ini kedepannya bisa dilakukan pengembangan wisatanya. Kemmudian pengelolaan lingkungan, pengelolaan ekologi yang ada dan berpotensi pendapatan bagi pemerintah kota, dan masyarakatpun ekonominya terangkat demi kemajuan nantinya.

Di sisi lain, Ketua RW 12 Kelurahan Pasirkaliki saat diwawancarai ia mengatakan, pembangunan embung ini memang sudah lama. Terkait beredarnya informasi bahwa tempat ini sering dijadikan tempat berpacaran dan berkumpul oleh anak-anak muda, memang sempat ada.

"Memang kemarin-kemarin pernah dijadikan tempat berpacaran dan berkumpul, namun saat ini sudah diminimalisir apalagi embung ini juga selalu dipakai mancing, jadi terawasi juga oleh para pemancing," tuturnya.

Ia menuturkan, pihaknya selalu melakukan pemantauan dan pengawasan. Bahkan, setiap jam 9 malam, pemuda-pemudi yang nongkrong dihimbau untuk segera membubarkan diri dari lokasi.

Dirinya berharap, embung ini segera diselesaikan pembangunannya oleh pihak DPKP dan dinas terkait, karena dikhawatirkan kedepannya tidak terawat.

Komentar Via Facebook :