Kades Banjaran Kota: Revitalisasi Pasar Menjadi Langkah Awal Penataan Kota Banjaran

Kades Banjaran Kota: Revitalisasi Pasar Menjadi Langkah Awal Penataan Kota Banjaran

CYBER88 | Bandung -- Revitalisasi Pasar Banjaran yang direncanakan akan berubah wajah menjadi Pasar Sehat kini sedang menjadi trending topik di kalangan Masyarakat Banjaran khususnya. Pasalnya setelah sekian lama menunggu akhirnya kini pasar yang keberadaannya sudah kumuh akan direvitalisasi.

Tahapan demi tahapan sudah dilakukan oleh PT Bangun Niaga Perkasa (BNP) sebagai Developer Contractor dan kini sudah memasuki tahapan Relokasi pedagang. Para pedagang Eksisting maupun PKL akan dipindahkan ke tempat relokasi yang sudah disediakan oleh pihak PT BNP.

Para pedagang pun antusias mengambil kunci untuk menepati tempat berjualan sementara di tempat Relokasi tersebut. Mereka nampak semangat untuk memulai babak baru dalam mengais rejeki.

Disatu sisi, masih ada pedagang yang enggan untuk dipindahkan, bahkan mereka melakukan penolakan program Revitalisasi ini. Hal itu merupakan sesuatu yang sangat wajar karena setiap orang punya pendapat dan pemikiran yang berbeda.

Baca Juga : Omas, LSM, OKP Banjaran Nyatakan Sikap Dukung Revitalisasi

Meski demikian, dukungan terhadap Revitalisasi Pasar Banjaran sejak awal hingga kini terus mengalir dari berbagai kalangan mulai dari para pedagang, para tokoh masyarakat, tokoh agama serta Organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah Kecamatan Banjaran.

Menyikapi masih adanya sedikit persolan yang menggelayuti Revitalisasi ini, Kepala Desa Banjara Kota, Dadang Hemayana menyatakan bahwa Pembangunan atau Revitalisasi harus tetap berjalan karena Revitalisasi ini merupakan keinginan warga Banjaran. 

"Pasar Sehat harus jadi. Sebab, nantinya keberadaannya bangunan Pasar Sehat tersebut akan menjadi salah satu Icon di Kecamatan Banjaran dan menjadi kebanggaan warga," Tandasnya.

Baca Juga : H Abut, Ketua PKPPI Dukung Penuh Revitalisasi Pasar Banjaran  

Kepala Desa yang dikabarkan akan maju dalam kontestasi Politik di tahun 2024 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan bahwa sebagai wilayah yang menjadi etalase Kabupaten Bandung, Banjaran harus tertata dengan rapi. 

"Jadi program Revitalisasi ini harus menjadi landasan atau langkah awal penataan Kota Banjaran yang nantinya harus berlanjut menata aspek lainnya," Ujar Dadang.

Baca Juga : Dicky Anugrah : Revitalisasi Tak Semata Mata membangun Pasar yang Sehat dan Representative Tetapi Lebih Pada Penataan Kota Banjaran

Sebagai Kepala Desa yang menjadi wilayah sentral di Kecamatan Banjaran dan sudah menjabat dua periode, Dadang tak menampik kalau memang saat ini keberadaan Kota Banjaran yang menjadi etalase Kabupaten Bandung ini belum tertata dengan benar.

Maka demikian, pihaknya telah berupaya melakukan berbagai penataan di wilayah kerjanya. Salah satunya, menata para pedagang di seputaran alun alun Banjaran yang kini dijadikan tempat relokasi sebagian pedagang.

Namun, menurut dia, penataan Banjaran tidak dapat dilaksanakan oleh pihak pemerintah saja dan perlu adanya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat. 

Oleh karenanya, Dadang mengajak pada semua pihak untuk bersama sama membangun dan menata Kota Banjaran. 

"Penataan Kota Banjaran tidak cukup dilakukan oleh Pemerintah saja. Maka, kami mengajak kepada semua pihak untuk sama sama membangun Kota Banjaran, " Ajaknya.

Baca Juga : Dua Tokoh Banjaran, Kang Dadang Sumo dan H Iyan Dukung Revitalisasi Pasar Banjaran

Ditanya soal kabar Pencalalonan dirinya menjadi calon anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Dapil 7, Dadang membenarkan hal ini. Dirinya berniat mencalonkan agar dapat lebih leluasa mendorong pembangunan di Kota Banjaran khususnya umumnya di Kabupaten Bandung.

Ia pun memohon do’a dan dukungan dari warga banjaran khususnya dan warga yang ada di dapil 7 yang meliputi, Kecamatan Pameungpeuk, Arjasasi, Banjaran, Cimaung dan Pangalengan. (Des,Sp)

Komentar Via Facebook :