RH Ditetapkan Tersangka Setelah Pasang Bendera Merah Putih ke Leher Anjing 

RH Ditetapkan Tersangka Setelah Pasang Bendera Merah Putih ke Leher Anjing 

CYBER88 | RIAU - Pemuda yang menjabat wakil Kepala Tata Usaha PT Sawit Agung Sejahtera inisial RH (22) ditetapkan sebagai tersangka usai memasang bendera merah putih di leher anjing.

Video viral terkait bendera lambang NKRI di media sosial hingga membuat warganet geram Dan membuat gejolak masyarakat Kabupaten Bengkalis, Riau menhaden geram dengan ulahnya. Bahkan, Bhabinkamtibmas melaporkan adanya tindakan protes dari warga atas perilaku RH yang dinilai menghina simbol negara Indonesia.

BACA JUGA:  Pasang Bendera Merah Putih di Leher Anjing, Kepala Tata Usaha Pabrik Sawit Ditangkap Polisi

"Iya, RH ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," ujar Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Firman Fadhilah kepada awak media Minggu (13/8).

Firman menyebutkan tersangka RH dijerat dengan Pasal 66 UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

"Dalam perkara ini, penyidik mengamankan barang bukti berupa bendera merah putih berukuran kecil dan rekaman video yang menunjukkan aksi pemasangan bendera pada leher anjing oleh pelaku RH," kata Firman.

Pelaku awalnya memasang bendera pada kendaraannya untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun, ketika melihat anjing di sekitar kantor perusahaan, pelaku memutuskan untuk memasang bendera pada leher anjing dengan tujuan memeriahkan perayaan tersebut.

"Setelah mendapat perhatian luas, pelaku akhirnya meminta maaf dan mengklarifikasi bahwa tidak ada niatan untuk menghina simbol negara," jelas Firman.

Namun, polisi tetap mengambil tindakan hukum terhadapnya. Dengan demikian, pelaku akan menghadapi konsekuensi hukum atas tindakannya tersebut.

Sebelumnya video pemuda yang dinilai menghina simbol negara itu menjadi viral di berbagai media sosial, Kamis (10/8). Bimo menyebutkan, perbuatan RB menjadi perhatian setelah tersebar luas di berbagai platform media sosial.

Setelah ditangkap, RH mengakui perbuatannya. Kepada polisi, dia menyebut awalnya membeli empat bendera kecil pada Rabu, 9 Agustus 2023.

Bendera-bendera tersebut direncanakan untuk dipasang pada sepeda motornya. Namun, karena keterbatasan tempat, hanya satu bendera yang berhasil dipasang. Sementara tiga bendera lainnya masih tersisa.

"Bendera-bendera yang tersisa kemudian dipasang oleh pelaku pada kalung leher anjing. Alasan dia untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan," ucap Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo.

Meski beberapa warga mengingatkan RH akan tindakannya, dia justru ngotot memasangnya. Bahkan pelaku menyebut tindakannya itu adalah bentuk perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Informasi dari Bhabinkamtibmas setempat menyebutkan bahwa situasi semakin tegang karena reaksi masyarakat terhadap tindakan RH.

"Saat diminta untuk membuka bendera yang terpasang di leher anjing tersebut, pelaku tidak mau dan menjawab “biar saja kan tidak apa-apa untuk memeriahkan 17 Agustus," kata Bimo menirukan ucapan pelaku. (red/san)

Komentar Via Facebook :