LSM Alarm Indonesia Minta Kejari Usut Dugaan Permainan Oknum Pejabat Disperkimtam Batam  

LSM Alarm Indonesia Minta Kejari Usut Dugaan Permainan Oknum Pejabat Disperkimtam Batam  

CYBER88 | BATAM - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Alarm Indonesia meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam usut dugaan permainan di Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Pertamanan kota Batam.

Hal ini menyusul adanya dugaan permainan sejumlah oknum dalam proses penunjukan langsung pada sejumlah paket yang ada di instansi tersebut.

Ketua LSM Alarm Indonesia, Ucok mengungkapkan dugaan permainan tersebut berupa praktik KKN pada proyek non tender tersebut.

"Beberapa paket pengawasan dan perencanaan yang diduga dikuasai para koleganya" ungkapnya.

Ia meminta agar kasus tersebut harus diusut oleh penegak hukum dan walikota Batam. 

"Seharusnya pihak terkait bertindak tegas terhadap bawahannya yang tidak becus kerjanya, apalagi beberapa paket PL pengawasan dan perencanaan yang ada di Dinas Perkimtam diduga ada permainan kongkalikong" ujarnya.

Ucok menambahkan, sudah mendapat informasi dari beberapa konsultan terkait adanya PL ( penunjukan langsung ) kepada kolega oknum pejabat tersebut diantaranya CV TP milik pensiunan ASN yang pernah bertugas di Dinas PU sebelumnya dan kini menjadi konsultan. 

Ada juga beberapa nama perusahaan dipinjamkannya untuk mendapatkan paket tersebut. 

"Diminta pihak kejaksaan supaya serius menyelidiki soal adanya dugaan permainan oknum pejabat Disperkimtam" tambahnya .

Menurut salah seorang konsultan kepada media ini, banyak konsultan pengawas yang sudah lama berkecimpung dan berpengalaman jarang sekali  mendapatkan paket PL pengawasan .

 "Untuk mendapatkan paket PL itu harus pandai melobi dan dekat dengan pejabat Disperkimtam" ungkap salah satu narasumber.
 
Konsultan yang enggan namanya di muat mengakui bahwa proyek PL tersebut sudah tidak fair lagi. Terlebih oknum di instansi tersebut selalu berkilah bila ada protes yang dilayangkan oleh sejumlah konsultan.

"Tidak fair. Oknum pejabat Disperkimtam  selalu ada alasan yang tidak masuk akal   kalau sudah kita diprotes. Bahkan tidak terbuka dalam prosesnya" ungkapnya.

LSM Perintis, Mirza mengatakan,  ikut mendukung langkah LSM Alarm Indonesia mendesak pihak kejaksaan supaya menyelidiki adanya dugaan permainan oknum pejabat Disperkimtam soal penunjukan PL ( non tender) pengawasan dan juga proyek- proyek semenisasi yang diduga banyak tidak beres dikerjakan.

"Saya sangat mendukung langkah yang dilakukan LSM Alarm Indonesia. Kami juga mengharapkan respon yang cepat terkait permasalahan ini oleh penegak hukum, khususnya Kejari dan pemerintah daerah" ucapnya

Sewaktu media ini menghubungi Kabid Permukiman, Asmara lewat telepon seluler maupun whatshapp tidak ada jawabannya.

Komentar Via Facebook :