Antisipasi Peningkatan Kasus DBD, Kelurahan Gerem Laksanakan Jumsih

Antisipasi Peningkatan Kasus DBD, Kelurahan Gerem Laksanakan Jumsih

Lurah Rahmadi Ramidin bersama para LKK Kelurahan Gerem dalam Giat Jumsih

CYBER88 | Cilegon —  Dengan mulainya musim hujan sangat berpotensi menimbulkan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Menyadari hal tersebut Pemerintah Kelurahan Gerem bersama Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) melaksanakan Jum'at Bersih (Jumsih), Jum'at (17/05/2024).

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk bernama Aedes aegypti. Penyakit ini masih menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat di Indonesia. Kota Cilegon merupakan wilayah endemis DBD dengan jumlah kasus pada tahun 2023 sebanyak 242 kasus. Pada awal musim hujan Januari 2024 di Kota Cilegon kasus yang terlapor sebanyak 212 kasus.

"Berdasarkan data dari Puskesmas Grogol, untuk wilayah Kelurahan Gerem terlapor sebanyak 8 kasus DBD, terbanyak Kecamatan Grogol. Berdasarkan hal itulah hari ini kami dari Pemerintah Kelurahan Gerem bersama dengan LKK melaksanakan giat Jumsih Gotong Royong membersihkan lingkungan. Di Jumsih yang pertama ini kami fokuskan di area lingkungan Kantor Kelurahan Gerem, selanjutnya kami rencanakan bergilir di setiap lingkungan permukiman warga." Ucap Seklur Gerem, Hikmatul Qismat S.Pd.I menjelaskan.

Untuk mencegah DBD, beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan, seperti menguras tempat penampungan air, menutup wadah-wadah penampungan air, mengubur barang-barang bekas, menjaga kebersihan rumah, menggunakan lotion atau obat nyamuk, melakukan penyemprotan nyamuk atau fogging, menggunakan kelambu saat tidur, menggunakan kawat nyamuk pada ventilasi rumah, dan mengenakan pakaian tertutup serta pakaian berwarna terang. Vaksinasi dengue juga dapat dilakukan pada anak-anak berusia 9-16 tahun.

"Hari ini kami para Kader KCM turut berpartisipasi Jumsih bersama Pemerintah Kelurahan Gerem melaksanakan Gotong Royong dalam rangka Pemberantasan Sarang Nyamuk melalui metode 3M Plus, sebagaimana yang disarankan oleh Puskesmas Grogol. Menguras, Mengubur dan Menutup tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak." Ungkap Ketua PKK Kelurahan Gerem, Windy Astuti Diadara.

Sementara itu di tempat yang sama, Jajuli selaku Ketua Foker-C Kelurahan Gerem menjelaskan, "kegiatan Jumsih ini di samping menjadi kegiatan rutin, juga dilakukan dalam upaya mencegah meluasnya wabah demam berdarah di wilayah Kelurahan Gerem. Titik utama kegiatan untuk hari ini dilakukan di area Kantor Kelurahan Gerem dan di Lingkungan Gerem Kulon RW 05. Semoga dengan kegiatan Jumsih ini bisa mencegah meluasnya peredaran wabah demam berdarah di Kelurahan Gerem Khususnya dan Kota Cilegon pada Umumnya."

Komentar Via Facebook :