DMI Kecamatan Cilegon:  Jejak Nyata Pengabdian untuk Umat, dari Palestina hingga Renovasi Musholah

DMI Kecamatan Cilegon:  Jejak Nyata Pengabdian untuk Umat, dari Palestina hingga Renovasi Musholah

Wisata Religi DMI Kecamatan Cilegon 2025

CYBER88 | Cilegon –  Lebih dari sekadar organisasi, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, yang di ketuai oleh Dr Agus Setiawan, terus menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada umat melalui serangkaian program yang berdampak langsung pada masyarakat.  Hal ini terungkap dalam acara tahunan DMI Kecamatan Cilegon yang dihadiri oleh Sekretaris DMI Kota Cilegon, Tatang Muhtar, dan Camat Cilegon, Maman Herman, pada Rabu (5/3/2025).

Tatang Muhtar, mengungkapkan bahwa DMI Kecamatan Cilegon merupakan salah satu yang paling aktif di Kota Cilegon.  "Kehadiran kami bukan hanya sebatas nama, tetapi juga aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.  Ia merinci berbagai program yang telah dan sedang dijalankan,  menunjukkan jangkauan luas kegiatan DMI yang tak hanya terbatas pada wilayah Kecamatan Cilegon, melainkan juga mencakup tingkat kota dan bahkan provinsi.

Salah satu program unggulan adalah bantuan kemanusiaan untuk Palestina.  "Alhamdulillah, hingga saat ini kami telah empat kali mengirimkan bantuan. Dua kali melalui Badan Amil Zakat (BAZ), sekali langsung ke Palestina, dan yang terbaru melalui Baznas," jelas Tatang.

Rincian jumlah bantuan dan jenisnya tidak diungkapkan secara detail, namun  kesinambungan program ini menunjukkan komitmen jangka panjang DMI dalam membantu saudara-saudara kita di Palestina.

Tidak hanya fokus pada bantuan luar negeri, DMI juga aktif membina dan memberdayakan masyarakat di tingkat lokal.  Program pembinaan terhadap para ketua DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) menjadi salah satu fokus utama.  

"Kami memberikan pelatihan dan pendampingan terkait pengelolaan masjid yang baik, mulai dari administrasi keuangan, pengelolaan aset, hingga pengembangan program-program keagamaan yang bermanfaat bagi jamaah," ungkap Tatang. 

Pembinaan ini mencakup berbagai aspek,  mencakup pengelolaan keuangan masjid yang transparan dan akuntabel,  penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi, dan pengembangan program-program keagamaan yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan jamaah.

Lebih lanjut, DMI juga berperan aktif dalam membantu pembangunan dan renovasi masjid serta musholah yang membutuhkan.  "Baru-baru ini, kami membantu renovasi Musholah Al Mubarok di Ciwaduk.  Saat tarawih keliling, kami melihat kondisi musala yang memprihatinkan, dengan jendela masih menggunakan plastik dan belum memiliki pintu.  Dari situlah kami bergerak, mengajak jamaah untuk berdonasi bersama, berapapun jumlahnya, demi membantu rumah ibadah tersebut," cerita Tatang.

 Kisah ini menggambarkan bagaimana DMI responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu memobilisasi sumber daya untuk menyelesaikan permasalahan di lapangan.

Sebagai bentuk pengembangan kapasitas dan memperluas wawasan, DMI juga menyelenggarakan program wisata religi.  "Alhamdulillah, tahun ini menjadi tahun kedua kami melakukan wisata religi. Tahun lalu kami berkunjung ke masjid-masjid bersejarah di Jawa Timur, seperti Masjid Namira,"  ungkap Tatang.  

Dari semua perjalanan religi in Tatang berharap di Kota Cilegon nanti ada salah satu masjid yang dapat menjadi kebanggan Kota Cilegon. Kegiatan ini tidak hanya sekadar wisata biasa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para pengurus DKM untuk  mempelajari praktik pengelolaan masjid yang baik dari daerah lain.

Dukungan penuh dari Camat Cilegon, Maman Herman, yang juga bertindak sebagai pembina DMI Kecamatan Cilegon  menjadi salah satu kunci keberhasilan program-program tersebut.  "Bahkan, Pak Camat pernah diundang ke gedung MPR sebagai perwakilan Kecamatan Cilegon dalam acara yang diselenggarakan Baznas," tambah Tatang. Hal ini menunjukkan  pengakuan dan apresiasi atas kinerja DMI Kecamatan Cilegon di tingkat yang lebih luas.

Maman berharap, melalui berbagai program yang telah dan akan dijalankan, DMI Kecamatan Cilegon dapat terus menjadi  wadah untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian umat, baik dalam membantu sesama maupun dalam memakmurkan masjid. Dengan  komitmen dan aksi nyata yang terus dilakukan, DMI Kecamatan Cibeber tetap relevan dan menjadi  salah satu pilar penting dalam pembangunan masyarakat di Kota Cilegon

Komentar Via Facebook :