Skandal Bantuan BPBD di Desa Cisalada: Pemotongan Dana untuk 12 KK Picu Kemarahan Warga
CYBER88 | Bogor - Sebuah skandal terkait penyaluran bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Desa Cisalada, Kabupaten Bogor, terungkap. Minggu,1 Mei 2025
Sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan mengaku dana mereka dipotong sebesar Rp2.500 per orang oleh oknum pengurus dan aparat desa.
Pemotongan dana tersebut dilakukan langsung saat pembagian bantuan, tanpa adanya sosialisasi atau surat resmi.
Warga yang menerima bantuan mengaku tidak mengetahui alasan pemotongan tersebut, kecuali disebutkan sebagai "biaya administrasi" tanpa rincian atau bukti pertanggungjawaban yang jelas.
Warga yang menjadi korban pemotongan dana tersebut merasa ditipu dan menuntut klarifikasi serta tindakan tegas terhadap oknum yang bertanggung jawab.
Tokoh aktifis setempat, Embay Dumara, mengecam keras tindakan ini dan menuntut agar BPBD Kabupaten Bogor, inspektorat, dan aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan audit menyeluruh dan memberikan sanksi tegas bagi siapa pun yang terbukti menyalahgunakan bantuan.
Embay Dumara menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dana yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Ini tidak bisa ditolerir. Bantuan untuk rakyat malah dijadikan ajang cuan oleh oknum tak bertanggung jawab. Kalau dibiarkan, ini bisa jadi kebiasaan busuk," ujarnya.
Pemerintah desa hingga saat ini belum memberikan klarifikasi resmi terkait isu pemotongan dana bantuan tersebut, meskipun isu ini sudah menyebar luas di masyarakat.
Warga menduga praktik serupa bisa saja terjadi pada bantuan lain sebelumnya, namun luput dari sorotan.
Kejadian ini menjadi alarm keras soal lemahnya pengawasan dalam penyaluran bantuan di tingkat desa. Jika dibiarkan, kepercayaan publik terhadap pemerintah desa dan lembaga penyalur bisa runtuh total.
Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan tegas dan transparan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dana bantuan di masa depan


Komentar Via Facebook :