Angkat Janji Praklinik STIKes Budiluhur TA 2024/2025, Ini Sambutan dari Kepala STIKes
CYBER88 | Cimahi - Dua agenda kegiatan di STIKes Budi Luhur Cimahi yaitu angkat janji Praklinik Tahun ajaran 2024-2025 dan pelepasan alumni untuk diberangkatkan ke luar negeri, dilaksanakan di halaman STIKes Budiluhur jalan kerkof kota Cimahi.
Dihadiri oleh Ketua Yayasan Pambudi Luhur 1976, Kepala STIKes Budi luhur,Anggota DPR-RI Komisi X Hj Ledia Hanifa Amalia, S. Si, M. Psi. T, Kepala LLDIKTI Wil IV DR. Lukman, ST, M. HUM, Ketua IBI Cimahi, rohaniawan, beserta peserta angkat janji dan keluarga besar STIKes Budi luhur Cimahi.
Kepala STIKes Budi Luhur, Sri Wahyuni, S.Pd, M.Kes, P, hD menyampaikan kepada awak media, angkat janji bagi mahasiswa tingkat satu sangat penting ketika mereka akan praktek di Rumah sakit harus di angkat janji dulu karena walaupun mahasiswa, begitu masuk di pelayanan kesehatan mereka harus memenuhi etika profesi sebagai bidan dan perawat.
Angkat janji ini penting diantaranya tidak boleh membeda-bedakan pasien, tidak boleh membocorkan rahasia dan lain sebagainya, katanya.
Dan yang lebih spesial pada kegiatan hari ini, dari 114 mahasiswa dari semua prodi ada 31 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa KIP(Kartu Indonesia Pintar) yang akan kita berangkatkan ke berbagai negara diantaranya, ke Turki, kuwait, jepang dan Arab Saudi, ungkapnya.
Dari alumni yang berangkat ini mereka menjalani beberapa profesi seperti perawat lansia di jepang, Healt Spa juga perawat di RS pemerintah Kuwait dan Arab Saudi, terangnya.
Kampus kami mendapatkan program KIP ini dari tahun 2020 aspirasi dari Hj Ledia Hanifa Amalia, S. Si, M. Psi. T dan untuk para penerima KIP ini kita laksanakan sesuai peraturan dari pemerintah dan tidak kita beda-bedakan hak dan kewajibannya dengan mahasiswa reguler, ungkapnya.
Sri juga menyampaikan bahwa mahasiswa penerima KIP ditekankan tidak hanya lulus tapi harus langsung bekerja baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Untuk pemberangkatan kita dibantu oleh Bank BJB Syari'ah dan bisa dikembalikan setelah mereka mendapatkan gaji di luar negeri, dan saat ini sudah ada yang berada di jepang sebagian dan tidak bisa hadir pada acara pelepasan ini.
Institusi kita memiliki akreditasi unggul, maka dana KIP dari pemerintah sedikit lebih besar dari institusi lain, sehingga mahasiswa bisa survive berkuliah di STIKes Budi Luhur Cimahi, pungkasnya. (Yus')


Komentar Via Facebook :