TNI AL Amankan 53 Sepeda Motor Tanpa BPKB di Pelabuhan Merak

TNI AL Amankan 53 Sepeda Motor Tanpa BPKB di Pelabuhan Merak

CYBER88 | Merak – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 53 unit sepeda motor tanpa dokumen resmi di Pelabuhan Merak. Rabu, 14 Mei 2025 

Kendaraan-kendaraan tersebut diamankan saat hendak diseberangkan ke Pulau Sumatera melalui pelabuhan penyeberangan PT ASDP Merak.

Dalam operasi tersebut, dua truk pengangkut diamankan. Truk pertama, Isuzu Colt Diesel bernomor polisi AB 8893 PV, membawa 26 unit sepeda motor. Sedangkan truk kedua, Isuzu Colt Diesel bernomor AD 1319 LR, mengangkut 27 unit sepeda motor. Kedua sopir yang membawa kendaraan, berinisial WAP (27) dan EM (54), diketahui berasal dari Yogyakarta.

Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa seluruh sepeda motor tersebut tidak disertai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), dan sebagian nomor rangka kendaraan tidak sesuai dengan data pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Para pelaku mengaku bahwa sepeda motor berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah, seperti Sragen, Boyolali, Klaten, dan Gunung Kidul, dan akan dikirim ke Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi.

Kepala Lanal Banten menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam mendukung program pemberantasan penyelundupan dan kejahatan terorganisir, sebagaimana tertuang dalam program prioritas Presiden Republik Indonesia.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kepemilikan kendaraan tanpa dokumen resmi dapat dikenai sanksi pidana. Jika terbukti merupakan hasil kejahatan, pelaku dapat dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun penjara.

Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Lanal Banten dan akan diserahkan ke Polres Cilegon untuk proses hukum lebih lanjut.

Lanal Banten menegaskan akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum lain guna memperkuat pengawasan dan keamanan wilayah perairan serta pelabuhan strategis di Indonesia, khususnya di wilayah Merak.


 

Komentar Via Facebook :