AMPERA Desak Pemkab Klaten Tuntaskan Krisis Lingkungan di TPA Troketon

AMPERA Desak Pemkab Klaten Tuntaskan Krisis Lingkungan di TPA Troketon

CYBER88 | Klaten, Jawa Tengah — Aliansi Masyarakat Klaten Peduli TPA Troketon (AMPERA) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten untuk segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan krisis lingkungan dan kesehatan yang berlangsung di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Troketon.

Sejak mulai beroperasi pada 2016, TPA Troketon yang kini berusia sembilan tahun telah menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kualitas hidup warga sekitarnya. Di antara dampak yang paling dirasakan adalah bau menyengat yang terus-menerus, serbuan lalat hijau, serta tumpahan lindi yang mencemari sumber air warga.

Dalam pernyataannya, AMPERA menyampaikan sembilan tuntutan kepada Pemkab Klaten. Beberapa di antaranya 
Segera merealisasikan sistem pengolahan sampah sesuai amanat peraturan perundang-undangan,
Menyusun rencana aksi pemulihan lingkungan secara menyeluruh, 
Memenuhi hak masyarakat atas lingkungan sehat dan layanan kesehatan yang layak.


"Jika dalam waktu satu bulan tuntutan ini tidak ditindaklanjuti, warga memiliki hak untuk menghentikan seluruh aktivitas di TPA Troketon," tegas salah satu perwakilan AMPERA.

AMPERA menegaskan bahwa kondisi ini sudah terlalu lama diabaikan dan mendesak adanya tanggapan serius dari pemerintah daerah. Mereka juga menyerukan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam setiap langkah penanganan yang diambil.

Pemkab Klaten diharapkan segera merespons tuntutan ini untuk menghindari eskalasi konflik sekaligus menjaga hak-hak dasar masyarakat terhadap lingkungan yang bersih dan sehat.(Diyana)

Komentar Via Facebook :