Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Gerem: Upaya Penguatan Ekonomi Masyarakat

Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Gerem: Upaya Penguatan Ekonomi Masyarakat

CYBER88 | Cilegon — Pemerintah Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, melaksanakan Musyawarah Kelurahan Khusus pada Jumat, 23 Mei 2025, untuk membentuk Koperasi Merah Putih. 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih yang akan diluncurkan secara nasional pada Hari Koperasi Nasional, 12 Juli 2025.

Koperasi Merah Putih bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui penyerapan hasil pertanian, penyediaan kebutuhan pokok, penyaluran kredit mikro, serta distribusi bantuan sosial.

Presiden juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian serta dukungan dari TNI dan Polri untuk mempercepat implementasi program ini.

Musyawarah ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Lurah Gerem Rahmadi Ramidin, Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PKS Drs. H. Jazuli HS, Sekretaris Kecamatan Grogol, perwakilan Dinas Koperasi Kota Cilegon. beserta tim, Babinsa , Bhabinkamtibmas , Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), serta para kader.

Dalam sambutannya, Lurah Rahmadi Ramidin menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha berbasis koperasi.

Ia menekankan pentingnya koperasi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Rahmadi juga mengajak seluruh warga Kelurahan Gerem untuk aktif bergabung dan berpartisipasi dalam koperasi ini demi mendorong kemandirian ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya eksternal.

Sementara itu, Drs. H. Jazuli HS menyampaikan apresiasi atas hadirnya program Koperasi Merah Putih yang menjangkau hingga tingkat kelurahan.

Ia menyatakan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga, tetapi fasilitas penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya dalam pengembangan potensi dan bakat di sektor UMKM.

Jazuli mengungkapkan bahwa Kelurahan Gerem memiliki sejarah prestasi dalam bidang koperasi, namun saat ini menghadapi tantangan regenerasi dan pembinaan yang belum optimal. 

Ia menyoroti potensi besar di sektor pertanian dan industri yang belum dimanfaatkan secara maksimal akibat keterbatasan akses pasar dan pembinaan berkelanjutan. Banyak lahan produktif yang hanya digunakan untuk konsumsi pribadi tanpa memberikan dampak ekonomi yang luas.

Ia berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menggerakkan potensi tersebut melalui pengembangan UMKM, yang terbukti mampu menjadi penggerak ekonomi lokal di berbagai daerah. 

Jazuli juga menekankan bahwa koperasi bisa menjadi solusi atas masalah pengangguran dan kemiskinan, karena masyarakat sebenarnya memiliki sumber daya, hanya perlu diarahkan dan dimotivasi.

Di akhir pernyataannya, Jazuli menegaskan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada komitmen dan loyalitas para pengurus. Koperasi harus dijalankan dengan semangat gotong royong, demi kesejahteraan bersama seluruh masyarakat Kelurahan Gerem.


 

Komentar Via Facebook :