Aktivis Lingkungan Sorot Penegasan Lahan Akasia PT RAPP Overlap di TNTN Seluas 3000 Ha

Aktivis Lingkungan Sorot Penegasan Lahan Akasia PT RAPP Overlap di TNTN Seluas 3000 Ha

CYBER88 I Pelalawan - Ternyata tanaman Akasia di lahan HTI RAPP,  yang ditemukan tim Satgas PKH, merupakan Areal overlap RAPP dengan TNTN, seluas 3000 ha, pada tahun 2012.

Menurut keterangan aktivis lingkunan Tommy Freddy dari Yayasan Mandala Foundation, bahwa  pada tahun 2012 pihak Kementerian Kehutanan Dirjen Perlindungan Hutan Dan Konservasi Alam Balai Taman Nasional Tesso Nilo Wilayah Kabupaten Pelalawan Riau, telah  menyurati pihak Direktur Jenderal PHKA di Jakarta perihal Penegasan lahan akasia dikawasan Overlap RAPP dengan TNTN, 

Namun perihal, penegasan areal overlap RAPP TNTN seluas ± 3.000 ha itu, belum diketahui secara pasti, apa  sudah diserahterimakan dari perusahaan HTI itu kepada pihak PHKA.  

Dalam surat penegasan tahun 2012 yang diteken  Kepala Balai TNTN, saat itu, Kupin Simbolon menyebutkan, memperhatikan batas TN.Tesso Nilo sampai tahun 2012, terkait masih belum adanya tindak lanjut penyerahan areal overlap TN.Tesso Nilo dengan RAPP yang terdapat di Kabupaten Pelalawan. 

Diantara point penegasan overlap, itu bahwa Pada prinsip nya batas TN.Tesso Nilo sampai tahun 2012 ini masih menyisakan dua hal pokok yakni

1. Sisa luar TN. Tesso Nilo dengan kabupaten INHU masih tersisa 5 KM belum di tata batas.

2. Masih ada 3.000 ha areal TN.Tesso Nilo yang overlap dengan areal HTI RAPP.

Disebutkan pihak Balai telah berkordinasi aktif dengan BPKH Wilayah XII Tanjung Pinang mempercepat tata batas 5 km di Kabupaten INHU. Pihak BPKH Wilayah XII Tanjung Pinang telah memprioritaskan penetapan batas dimaksud dalam anggaran DIPA 2012 ini.

Berkoordinasi dengan RAPP di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan untuk tindak lanjut Penyerahan areal 3.000 ha ke TN.Tesso Nilo.

Sebelumnya, dalam penyampaiann RAPP siap mempercepat penyerahan areal 3.000 ha ke TN.Tesso Nilo, namun pihak RAPP menghimbau agar areal 3.000 ha tetap terjaga mengingat areal memiliki potensi tegakan Acasia sp yang optimal dan juga berpotensi sebagai sumber benih.

Dan Apabila memungkinkan terhadap upaya butir 3 di atas dapat di buat semacam kolaborasi yang inti nya terbuka peluang RAPP menempatkan sebagai sumber benih.

Terkait dengan hal tersebut di atas maka kami menyarankan agar segera dilakukan percepatan penyerahan setelah melalui proses pengukuran luas dan batas. Dengan mempertimbangkan harus terwujud areal Buferzone paling tidak berjarak 500 m keluar TN Tesso Nilo.

Menyimak Surat penegasan overlap akasia  itu, Menurut. Tommy,  diindikasi telah terjadi pembiaran dari  pihak Kehutanan BTNTN.

"Dimana pada lokasi lahan overlap telah berubah dengan  tanaman kelapa sawit. Ada apa  pengamanan selama ini,".ujar Tommy Freddy Manungkalit, SKom, SH, MH selaku Ketua Mandala Foundation.

Hal ini pun  juga diakui, Wakil Komandan Satgas PKH, bahwa  dalam peta lahan sitaan negara terdapat wilayah yang selama ini dikuasai sejumlah perusahaan.

“Untuk itu, lahan HTI milik RAPP yang berada dalam kawasan TNTN juga akan ditertibkan. Ada persoalan yang harus diselidiki lebih lanjut,” ungkap Brigjend Dodi, seraya  menambahkan bahwa tim khusus akan menelusuri batas kepemilikan lahan dan menyelidiki keterlibatan para perambah yang saat ini sedang diperiksa.

Kepala Balai TNTN. Heru  saat dikonfirmasi  Senin (16/06) terkait  Surat penegasan tanaman akadia di  overlap RAPP -TNTN, pihaknya belum bersedia menjelaskan. Selain itu, pihak Humas PT Riau Pulp, Budi Firmasnyah,  juga belum memberikan penjelasan resmi.

 

Komentar Via Facebook :