Camat Gerogol dan Lurah Gerem Dampingi Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Tinjau Lokasi Usulan TPT Kali Sumur Wuluh, Didorong Segera Direalisasikan.

Camat Gerogol dan Lurah Gerem Dampingi Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Tinjau Lokasi Usulan TPT Kali Sumur Wuluh, Didorong Segera Direalisasikan.

Camat Grogol dan Lurah Gerem mendampingi Dewan Saiful Basri Tinjau Lokasi perencanaan pembangunan Jembatan dan TPT di Sumur Wuluh.22/6/2025.

CYBER88 | Cilegon – Camat Gerogol dan Lurah Gerem bersama Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PPP, Muhammad Saiful Basri, melakukan peninjauan langsung ke wilayah Sumur wuluh, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol. Minggu, 22 Juni 2025

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat setempat yang mengusulkan pembangunan jembatan penghubung di Link. Sumur Wuluh dan Tembok Penahan Tanah (TPT) Kali Sumur Wuluh.

Lurah Gerem, Rahmadi Ramidin di kesempatan ini menyampaikan bahwa kunjungan ini penting untuk memastikan langsung kebutuhan masyarakat dan memfasilitasi proses pengajuan ke OPD terkait. Ia menegaskan bahwa keterlibatan wakil rakyat dalam pengawalan usulan program kebutuhan warga sangat dibutuhkan.

“Kegiatan hari ini kami langsung meninjau lokasi yang menjadi aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah Sumur wuluh. Kami turun langsung bersama Pak Dewan Basri dari Fraksi P3. Harapannya, beliau bisa membantu mengawal keinginan masyarakat ini hingga terealisasi, terlebih karena beliau juga berdomisili di Sumur Wuluh yang tentu saja sangat memahami kondisi serta kebutuhan warga,” ujar Lurah Rahmadi.

Menurutnya, aspirasi utama masyarakat adalah pembangunan jembatan penghubung antar-RT yang juga akan tersambung ke akses jalan yang sebelumnya sudah dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Keberadaan jembatan ini diyakini akan membuka akses pengembangan lingkungan Sumur Wuluh ke depan yang akan membentuk konektivitas warga di wilayah tersebut dan mempermudah mobilitas masyarakat.

“Untuk progres Jalan TMMD sendiri, dari total rencana panjang sekitar 7 kilometer, saat ini sudah terealisasi 1,2 kilometer melalui Program TMMD 2024 kemarin. Kami dari Pemerintah Kelurahan Gerem sudah berkoordinasi dengan Bagian Aset Pemkot Cilegon terkait kelanjutan pengelolaan Jalan TMMD ini agar ke depannya bisa dikelola oleh Pemerintah Kota Cilegon,” tambahnya.

Mengenai pembiayaan pembangunan jembatan dan TPT, Lurah menyebut bahwa perhitungan teknis dan RAB akan ditangani oleh tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Ia berharap, karena sifatnya mendesak, pembangunan ini bisa segera direalisasikan.

Menanggapi permintaan tersebut, Anggota DPRD Kota Cilegon, Muhammad Saiful Basri, menyatakan dukungannya dan berkomitmen untuk terus mengawal proses pengajuan hingga ke tahap pelaksanaan.

“Terkait kebutuhan pembangunan TPT dan jembatan yang disampaikan oleh pengurus lingkungan, kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan dan memahami bahwa akses jembatan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Dewan Basri.

Ia mengakui bahwa lokasi tersebut belum termasuk dalam titik reses sebelumnya, namun akan tetap diupayakan agar bisa dimasukkan dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai dasar pengusulan program.

“Mengenai waktu pelaksanaan, saat ini belum bisa ditentukan secara pasti karena masih dalam tahap usulan. Namun, berdasarkan informasi teknis, jembatan yang dibutuhkan memiliki panjang sekitar 6 meter, sementara TPT memiliki tinggi 2,5 meter dan panjang sekitar 50 meter,” jelasnya.

Dewan Basri menegaskan bahwa dirinya siap mengawal usulan ini secara maksimal, mengingat urgensinya bagi masyarakat Sumur Wuluh.

Komentar Via Facebook :