PANDEGLANG KEMBALI TERPILIH MERAIH PENGHARGAAN KABUPATEN PEDULI HAM

PANDEGLANG KEMBALI TERPILIH MERAIH PENGHARGAAN KABUPATEN PEDULI HAM

CYBER88, Bandung - Kabupaten Pandeglang tahun ini kembali meraih Penghargaan Kabupaten Peduli Hak Azasi Manusia tahun 2019. Penghargaan ini untuk yang ketiga kalinya diterima, dimana sebelumnya tahun 2017 dan 2018 juga meraih Penghargaan pada ajang yang sama. Piagam Penghargaan diserahkan oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Hak Azasi Manusia (HAM) Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI) Mualimin Abdi kepada Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban dalam acara Peringatan Hari Hak Asasi Manusia se-Dunia ke-71 di Gedung Merdeka, Bandung (10/12). Atas Penghargaan tersebut, Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban merasa sangat bersyukur. "Alhamdulilah, kita syukuri hasil ini, saya apresiasi atas kinerja OPD yang saling berbagi tugas dan berkolaborasi sehingga Pandeglang tiga kali berturut-turut masuk dalam jajaran Kabupaten peduli Hak Azasi manusia", ucapnya usai ditemui pada acara tersebut. Namun kendati demikian dirinya berharap, keberhasilan tersebut jangan membuat lalai dan selalu tetap mempertahankan dan meningkatkan nilai-nilai Hak Azasi Manusia. "jangan sampai dengan penghargaan ini kita terlena dan merasa berpuas diri. Kita tetap harus mempertahankan dan semakin meningkatkan penilaian HAM tersebut untuk lebih baik lagi", tuturnya. Hal senada disampaikan Assisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat Ramadani yang turut mendampingi Tanto, dirinya menyampaikan kalau penilaian HAM Pandeglang sudah baik, " Skor kita rata-rata sudah diatas angka 70 (tujuh puluh), hanya ada beberapa OPD yang nilainya dibawah 70, itulah yang akan kami dorong supaya nilainya bisa lebih baik lagi", ucapnya. Terkait dengan peningkatan kriteria HAM, Ramadani menjelaskan kedepannya difokuskan kepada pelayanan dasar yang bersinggungan langsung dengan Hak Azasi Manusia, "Kedepan akan ditingkatkan lagi sarana bermain untuk anak, ruang khusus menyusui, dan pembuatan jalur khsusus bagi warga penyandang disabilitas", jelasnya. Acara peringatan itu sendiri di buka secara resmi oleh Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia RI Yasona Laoly, turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mohammad Mahfud MD; Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil; serta Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemenkumham, serta para Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia. (Dhady - Edwin)

Komentar Via Facebook :