Pemdes Suci dan Cimurah Gelar Pelatihan Dasar untuk Optimalkan Koperasi Desa Merah Putih
CYBER88 | GARUT – Pemerintah Desa (Pemdes) Suci bersama Pemdes Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, menggelar Pelatihan Dasar Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran koperasi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Pelatihan yang berlangsung pada Sabtu (26/7/2025) di Aula Kantor Desa Suci, Jalan Ahmad Yani No. 01 ini dihadiri oleh Kepala Desa Suci Dian Risdianto, Kepala Desa Cimurah Asep Kamaludin, BPD, Sekdes, serta seluruh pengurus Koperasi Desa Merah Putih yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Sebagai narasumber, hadir Suyatna—Direktur PT Mega Harapan, PT Resmi Gas Syahda, serta mantan anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Golkar periode 2009–2014. Ia juga memiliki pengalaman panjang di bidang koperasi, termasuk di KUD Bayongbong dan BMT Cibalong.
Dalam penyampaiannya, Suyatna menekankan pentingnya pelatihan sebagai langkah awal untuk memperkuat kapasitas pengurus koperasi dalam hal manajemen, pelayanan, serta administrasi yang profesional.
"Kami hadir karena adanya inisiasi dari para kepala desa yang memiliki komitmen untuk memajukan koperasi di desanya. Saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana mengelola koperasi secara modern dan berkelanjutan," ujarnya.
Ia juga memberikan materi seputar manajemen keuangan koperasi, termasuk teknik pengelolaan kas, pembukuan sederhana, analisis laporan keuangan, dan perencanaan anggaran. Selain itu, Suyatna turut membahas tata kelola organisasi koperasi, penguatan struktur, pelaksanaan RAT, hingga sistem pengambilan keputusan yang partisipatif.
"Manfaat dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM koperasi secara menyeluruh, mendorong efisiensi, serta profesionalisme dalam pengelolaan koperasi," jelasnya.
Kepala Desa Suci, Dian Risdianto, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah strategis untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa.
"Kami berharap Koperasi Desa Merah Putih tak sekadar menjadi wadah berkumpulnya pelaku usaha desa, tapi juga mampu bersaing secara profesional dan menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi masyarakat," kata Dian.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan interaktif, mencerminkan semangat belajar dan keinginan untuk memahami lebih dalam materi yang disampaikan.
Pelatihan ditutup dengan harapan besar bahwa para pengurus dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kinerja koperasi, menjadikannya lembaga ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.
"Koperasi ini harus menjadi wadah gotong-royong ekonomi masyarakat desa. Bukan hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi produktif warga," pungkas Kades Suci.
(SUWITO)


Komentar Via Facebook :