Cilegon Tuan Rumah Cilegon Fest & International Folk Art 2025, Tampilkan Kolaborasi Budaya Dunia
CYBER88 | CILEGON – Kota Cilegon bersiap menyambut perhelatan budaya internasional bertajuk Cilegon Fest & International Folk Art 2025 yang akan digelar pada 6–11 Agustus 2025. Event berskala global ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Cilegon dengan International Council of Organizations of Folk Festivals and Folk Arts (CIOFF) Indonesia serta SIOF (South East Asia International Organization of Folklore), mitra resmi UNESCO.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (4/8), Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyatakan bahwa kegiatan ini lahir dari keinginan masyarakat akan hiburan dan kegiatan budaya setelah lama tidak diselenggarakan event besar di Cilegon.
“Masyarakat Cilegon haus hiburan, dan sudah lama tidak ada event besar. Maka dari itu, kita gandeng CIOFF Indonesia menghadirkan perwakilan dari negara-negara seperti Rusia, Bulgaria, Korea, dan India,” ujar Robinsar.
Selain menyuguhkan hiburan, festival ini juga menghadirkan kegiatan edukatif seperti pelatihan seni dan transfer budaya di sekolah-sekolah.
“Mereka tidak hanya tampil, tapi juga memberi edukasi — mulai dari pelatihan seni hingga transfer budaya untuk generasi muda kita,” tambahnya.
Turut hadir dalam konferensi pers, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Hj. Heni Anita Susila, serta perwakilan CIOFF Indonesia dan SIOF, Citra Natasya.
Dalam kesempatan itu, Citra Natasya menegaskan komitmen SIOF dalam memperkenalkan warisan budaya lokal ke kancah dunia.
“Festival ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam merawat dan memperkenalkan warisan budaya Cilegon kepada dunia. Total lebih dari 1.500 orang terlibat, baik sebagai pelaku seni maupun tim pendukung,” ujar Citra
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mendorong partisipasi aktif masyarakat, termasuk UMKM lokal, pelajar, sanggar seni, dan komunitas budaya di Cilegon.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo mengajak masyarakat untuk turut hadir dan menyukseskan rangkaian kegiatan budaya internasional ini, yang merupakan bagian dari program PC FIFA (Pertukaran Budaya Internasional) bersama delegasi dari empat negara.
“Ini saatnya kita menunjukkan bahwa budaya lokal punya daya saing dan daya tarik yang tak kalah dengan budaya luar. Generasi muda harus mencintai budayanya sendiri, bukan hanya K-pop,” tegas Fajar.
Adapun rangkaian acara Cilegon Fest & International Pop Art 2025 meliputi, Workshop pertukaran budaya, Opening Ceremony terbuka untuk umum, Gala dinner dan pertunjukan seni, Pawai budaya, Closing ceremony yang direncanakan dihadiri perwakilan Kementerian dan tokoh daerah
Pemerintah Kota Cilegon berharap event ini tidak hanya menjadi hiburan semata, namun juga menjadi magnet wisata budaya baru bagi Provinsi Banten dan Indonesia. “Kami harap ini bukan sekadar event kota, tapi bisa jadi magnet wisata budaya bagi Banten dan Indonesia,” pungkas Robinsar.
Pemerintah Kota Cilegon mengajak seluruh masyarakat, mulai dari pelajar, pemuda, komunitas seni, hingga keluarga-keluarga di tiap kelurahan untuk meramaikan dan ikut serta dalam kemeriahan festival ini.
"Mari bersama menyambut para tamu internasional dengan semangat, keramahan, serta kebanggaan terhadap budaya sendiri.
Mari tunjukkan bahwa Cilegon adalah kota yang terbuka, kaya budaya, dan siap menjadi bagian penting dalam peta kebudayaan dunia!.


Komentar Via Facebook :