Bustomi Nahkodai DPD PSKBI Kota Cilegon
CYBER88 | Cilegon – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) Kota Cilegon resmi dikukuhkan sekaligus menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan pada Sabtu (30/8/2025).
Pengukuhan berlangsung di salah satu kafe di Kota Cilegon dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSKBI Banten, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), perwakilan Pemerintah Kota Cilegon, unsur kepolisian dan TNI, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap kiprah PSKBI sebagai wadah pelestarian seni bela diri pencak silat sekaligus pencetak atlet berprestasi.
Ketua DPW PSKBI Banten, Haji Mumu, menegaskan pentingnya regenerasi pendekar Banten melalui organisasi. Ia menyoroti capaian membanggakan atlet PSKBI yang berhasil meraih dua medali emas dan dua perunggu di ajang nasional.
“Malam ini kami menyerahkan SK kepada pengurus PSKBI DPD Kota Cilegon. Harapan saya, kepemimpinan baru dapat melahirkan atlet-atlet tangguh, membawa nama baik daerah, dan menjadikan Cilegon sebagai kota juara,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PSKBI, Hendy Efendi, menjelaskan bahwa PSKBI berdiri pada 22 Agustus 2024 dengan dasar filosofis yang erat kaitannya dengan sejarah Banten. Meski baru satu tahun berdiri, PSKBI telah menorehkan prestasi nasional berkat komitmen 32 pendiri yang sejak awal menata organisasi dengan AD/ART dan legalitas resmi.
Ketua DPD PSKBI Kota Cilegon, Bustomi Habisyi, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya mengibarkan slogan “Cilegon Juare” melalui pembinaan atlet serta penguatan karakter generasi muda.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah awal yang besar. PSKBI akan menjadi rumah bagi para pendekar dan atlet silat di Cilegon, sekaligus benteng pelestarian budaya Banten,” ujar Bustomi.
Dengan resmi dikukuhkannya kepengurusan DPD PSKBI Kota Cilegon, organisasi ini bertekad memperkuat pembinaan atlet silat, mencetak generasi penerus yang berprestasi, serta menjaga jati diri budaya lokal. Dukungan pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat diyakini menjadi modal penting untuk menjadikan Cilegon sebagai barometer pencak silat di Banten.


Komentar Via Facebook :