Aksi Doa Bersama Driver Ojol, GMNI, dan Gemma Al Khairiyah Digelar di Tugu Landmark Cilegon
CYBER88 | Cilegon – Ratusan massa dari komunitas driver ojek online (Ojol), mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Gemma Al Khairiyah menggelar aksi doa bersama di Tugu Landmark Simpang Kota Cilegon, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu malam (30/8/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.40 WIB ini diikuti sekitar 150 peserta dengan penanggung jawab Ucok dari Komunitas Driver Ojol Kota Cilegon. Rangkaian aksi diawali dengan doa bersama, tabur bunga, serta mimbar bebas yang menyoroti tragedi meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, salah seorang driver ojol yang menjadi korban dalam insiden aksi pada 28 Agustus 2025 di Jakarta.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Cilegon Robinsar, Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ikhwan, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Miftahul Khoir, serta Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga
Dalam sambutannya, Wali Kota Robinsar menyampaikan rasa belasungkawa mendalam.
"Pemerintah Kota Cilegon bersama Forkopimda turut berduka cita atas tragedi yang menimpa saudara kita dari driver ojek online. Semoga almarhum Affan Kurniawan diampuni segala dosanya dan ditempatkan di sisi Allah SWT,” ujar Robinsar. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya komunitas ojol dan mahasiswa, untuk tetap menjaga kondusivitas Kota Cilegon.
Senada, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Miftahul Khoir menekankan pentingnya menahan diri dan menjaga ketertiban.
“Mari kita memaknai kejadian ini untuk refleksi dan introspeksi agar ke depan menjadi lebih baik. Forkopimda siap mendengar aspirasi rekan-rekan semua,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menegaskan komitmen kepolisian dalam mengusut tuntas peristiwa tersebut.
“Kami memastikan bukan hanya tindakan administratif, tetapi juga hukum pidana akan diberlakukan jika ditemukan kesalahan prosedur. Pengusutan akan dilakukan secara transparan dan adil,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta aksi agar tidak terprovokasi isu-isu hoaks di media sosial dan tetap menjaga keamanan Kota Cilegon.
Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan tabur bunga di sekitar Tugu Landmark untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan. Aksi berakhir pukul 21.00 WIB dengan tertib dan damai, seluruh peserta kemudian membubarkan diri kembali ke rumah masing-masing.
Kegiatan ini menjadi wujud solidaritas komunitas driver ojol, mahasiswa GMNI, dan Gemma Al Khairiyah atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, sekaligus sebagai ajang refleksi bersama untuk menjaga persatuan dan kondusivitas di Kota Cilegon.


Komentar Via Facebook :