Sambung Rasa di Desa Jarum: Bupati Klaten Serap Aspirasi Warga Soal Keterbatasan Air dan Pengembangan Batik
CYBER88 | KLATEN — Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar acara Sambung Rasa bersama Bupati Klaten di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, pada Senin (30/9/2025). Forum dialog terbuka ini menjadi sarana penyampaian aspirasi, identifikasi masalah, sekaligus mencari solusi bersama, terutama terkait keterbatasan air yang dialami masyarakat setempat.
Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Klaten, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Desa Jarum, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat ini berlangsung di Desa Jarum—wilayah paling selatan Klaten yang berbatasan langsung dengan Yogyakarta.
Kepala Desa Jarum menyampaikan bahwa kondisi geografis desa yang dikenal dengan istilah “adoh banyu cerak watu” (jauh dari air, dekat dengan batu) berdampak besar pada sektor pertanian. Dengan luas wilayah 151 hektar yang sebagian besar berupa pemukiman dan pekarangan, pertanian sulit berkembang karena ketergantungan pada curah hujan. Untuk itu, ia memohon dukungan pemerintah kabupaten dalam penyediaan solusi pengairan.
Meski terkendala air, Desa Jarum memiliki potensi ekonomi dan budaya yang besar. Berbagai UMKM dan pengrajin batik berkembang di desa ini, sehingga diarahkan menjadi desa wisata budaya dan batik.
Acara ditutup dengan penekanan pentingnya kerukunan antarumat beragama yang terintegrasi dengan penguatan industri batik lokal, sebagai upaya mendorong Desa Jarum maju melalui pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah desa berharap, melalui forum Sambung Rasa ini, Pemkab Klaten dapat segera menghadirkan langkah konkret untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus pengembangan potensi desa.
(Agus STP)


Komentar Via Facebook :