Kejutan Buat warga Selabintana, Sebuah Mesjid Wisata Muslim dibangun oleh Donatur dari Negeri Qatar
CYBER88 | Sukabumi. - Sebuah kejutan buat warga Selabintana khususnya di Desa Sudajayagirang KecaKab Sukabumi dalam waktu dekat dibulan September '26 ini akan dibangun sebuah Mesjid Wisata. Muslim yang diBiayai Pembangunannya oleh para Donatur dari Negeri Timur Tengah QATAR.
"Sejarah dari perjuangan rencana pembangunan sebuah Mesjid Wisata Muslim di Selabintana Wetan ini cukup panjang." Kata Edi Juarsah, Kades Sudajayagirang saat ditemui para awak media diruang kerjanya Senin (14-8-2026).
Edi Juarsah mengungkapkan. " Sejak awal tahun 2026 Kami bersama para tokoh di Desa Sudajayagiran̈g ini diantaranya, salah sàtunya adalah Aang Dr.H UNANG SUDARMA. SH, M.Si.
“Juga yang Kami kenal sebagaj Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi. Diawal tahun itu Kami sudah memikirkan dan merencanakan adanya sebuah Mesjid Jami yang persentatif di Kedusunan Selabintana Wetan , sementara populasi atau kepadatan kaum muslim di wilayah tersebut semakin berkembang, dilain pihak sarana ibadah atau mesjid yang persentatif belum punya."Paparnya.
"Sarana awal untuk untuk mendirikan mesjid jami itu sudah kami canang diatas lahan milik KUD MAKMUR yang kebetulan juga Ketua KUD nya H. Unang Sudarma dan Proposal juga sudah Kami siapkan dan sudah disebar kemana - mana namun hingga saat itu belum juga terhimpun dananya yang Kami harapkan, namun Kami yakin Allah Swt tidak akan membiarkan usaha Kami.
Dan ini terbukti tiga bulan yang lalu, Awalnya Kami jumpa dengan seorang relawan yaitu Abah Hamzah yang Kami kenal beliau ini seorang Journalist Senior dari PWI Kabupaten Sukabumi . Beliau ini siap membantu dan membawa Proposal tersebut kepada seseorang (H.Cecep) yang yang mempunyai hubungan baik dengan para Sultan dan pengusaha di Timur. Tengah di Qatar dan Makkah. Tapi untuk menyampaikan proposal tersebut Abah Hamzah melibatkan juga tiga rekannya yaitu saudara Dedy - Iwan dan Jamal ." Begitu cerita Kades Edi Juarsah. .
Kata dia, H.Cecep sendiri setelah menerima Proposal untuk pembangunan Mesjid Jami di daerah Selabintana itu langsung berangkat ke Makkah dan Qatar menjumpai beberapa Koleganya di negeri tersebut .
"Terus terang, karena kedekatan dengan mereka saja , Saya berani mengajukan bantuan untuk pembangunan mesjid di Selabintana itu. Semua saya ajukan atas nama pribadi tidak mengatas namakan siapapun dan meyakinkan mereka bahwa Populasi Umat Muslim di Indonesia, khususnya di Daerah Selabintana tidak berbanding lurus dengan sarana ibadah.yang ada. Ternyata dengan pernyataan saya seperti itu mereka merespon baik , padahal selama ini fokus mereka memberi bantuannya ke negara Palestina dan Afrika .
Adapun dana bantuan yang disalurkan itu adalah dari hasil usaha mereka sendiri lalu menyisihkannya dari Zakat Fisabilillah . Kemudian untuk memperlancar dan suksesnya bantuan tersebut mereka mengutus Abed S Baghazal sebagai Verivikator yang ditugaskan dari pihak Qatar guna mengecek langsung kelayakan lahannya untuk pembangunan mesjid yang dimaksud .." ungkapnya.
Sementara itu Dr. H. Unang Sudarma. SH. M.Si selaku Ketua KUD Makmur menjelaskan, adapun lahan untuk pembangunan mesjid tersebut berasal dari lahan milik KUD Makmur telah diwakapkan ke Pemdes Sudajayagirang seluas 1000 M2 dan dihibahkan kepada pengurus Koperasi Desa Merah Putih seluas 800 M2 .
Penyerahan tanah wakap dan hibah ini kami laksanakan dalam acara dalam Rapat Musyawarah Luar Biasa di bulan Mai'26 lalu, dihadiri oleh semua pihak yang terkait sampai dengan warga masyarakat setempat. Kami juga sangat bersyukur manakala di daerah wisata ini dibangun sebuah mesjid yang persentatif , diharapkan bukan saja bermamfaat bagi warga setempat tapi bermamfaat juga buat para wisatawan yang berkunjung ke Selabintana .-


Komentar Via Facebook :