Sabrang Lor Gelar Budaya Ketoprak Tahunan, Lestarikan Warisan Jawa dan Dongkrak Ekonomi Lokal
CYBER88 | KLATEN – Desa Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk, Klaten, kembali semarak dengan acara tahunan Gelar Budaya Ketoprak yang digelar pada Jumat (4/10/2025). Tradisi ini bukan sekadar hiburan, tapi juga menjadi bentuk pelestarian budaya Jawa dan dorongan bagi ekonomi lokal.
Pementasan ketoprak menjadi sajian utama malam itu. Menariknya, para pemainnya mayoritas merupakan warga Sabrang Lor sendiri, didukung oleh seniman-seniman dari Trucuk dan komunitas Rumah Wayang.
Acara ini digagas oleh Pemerintah Desa Sabrang Lor di bawah kepemimpinan Kepala Desa Budi Andriyanto. Ia menjelaskan, kegiatan ini memiliki dua tujuan utama:
- Melestarikan kebudayaan Jawa (uri-uri kabudayan Jawi) dan mengenalkannya kepada generasi muda.
- Mendukung pelaku UMKM lokal dengan memberikan ruang untuk berjualan selama acara berlangsung, sehingga turut menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Selain menjaga tradisi, kami juga ingin memberi manfaat ekonomi bagi warga. Jadi, seni dan ekonomi bisa berjalan beriringan,” ujar Budi Andriyanto saat ditemui di lokasi acara.
Gelar Budaya Ketoprak tahun ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan selama masa kepemimpinan Budi. Antusiasme warga pun luar biasa—mulai dari anak-anak hingga orang tua memadati area pertunjukan untuk menyaksikan penampilan para seniman lokal.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Klaten, jajaran Pemda, perwakilan Dinas Kebudayaan, anggota DPRD Provinsi Hj. Kadarwati, BPD, serta tokoh masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap budaya Jawa, warga Sabrang Lor membuktikan bahwa tradisi bisa tetap hidup dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. (Agus STP)


Komentar Via Facebook :