Tuntut CSR, AMM-KL Aksi Unjuk Rasa di Area PT EMP Langgam

Tuntut CSR, AMM-KL Aksi Unjuk Rasa di Area PT EMP Langgam

 

CYBER88 | Pelalawan - Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kecamatan Langgam (AMM-KL) menggelar aksi unjuk rasa di Simpang Tiga Muaro Sako, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (11/11). 

Aksi dipimpin Rendi Wiranata dan Jasperi, menyampaikan tuntutan kepada PT. EMP Bentu Ltd. yang diantaranya meminta perusahaan untuk mengaspal jalan Langgam-Lubuk Ogung serta Muara Sako, mencabut Blok EMP Bentu, dan menerima tenaga kerja lokal dengan tanpa diskriminasi. Selain itu, juga minta perusahaan membayar kompensasi kepada unjuk rasa dan ganti rugi kerusakan kendaraan masyarakat.

Kabag Ops Polres Pelalawan, AKP. Yulhairi menyebut bahwa pihak kepolisian hadir mengawal aksi unjuk rasa dan memastikan bahwa kegiatan berlangsung dengan tertib dan damai.

“Maka terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa dan serta masyarakat yang telah melaksanakan aksi dengan tertib dan damai. Karena itu, pihak kepolisian hadir untuk mengawal, bukan menghalangi,” ujarnya.

Pasca aksi, perwakilan EMP Bentu Ltd yang diwakili Manshur Dwi Bekti (Ext & Int Relation Coordinator) dan Hans Isardi, menyatakan bahwa perusahaan akan membahas tuntutan massa aksi dan akan melakukan pertemuan lanjutan dengan manajemen.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat dan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Semua masukan dan tuntutan akan kami bawa ke manajemen untuk dibahas secara resmi,” ungkapnya.

Tokoh masyarakat, H. Zakri mengapresiasi niat baik anak-anak muda dan masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi tanpa anarkis. Dikatakan dia, masyarakat ini tidak menolak perusahaan, tetapi minta mereka juga memperhatikan rakyat. Mari kita jalin komunikasi yang baik, carikan solusi, dan jangan biarkan masyarakat Langgam terus merasa terpinggirkan.

Aksi unjuk rasa tersebut berakhir dengan tertib  dengan hasil bahwa PT. EMP Bentu Ltd, berjanji akan melakukan pertemuan mediasi dengan manajemen pada hari Kamis, 20 November 2025, di Pekanbaru.

Komentar Via Facebook :