BKPAKSI Banten Hadiri Musyawarah Nasional Istimewa PP BKPAKSI
CYBER88 | Depok – Pimpinan Wilayah Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur'an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Provinsi Banten turut menghadiri kegiatan Musyawarah Nasional Istimewa (MUNAS Istimewa) Pimpinan Pusat BKPAKSI.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dirutwil BKPAKSI Banten, serta Dirutda BKPAKSI Kota Cilegon dan Dirutda BKPAKSI Kota Serang.
MUNAS Istimewa ini merupakan forum setingkat Musyawarah Nasional (MUNAS) yang diselenggarakan pada Jumat, 6 Februari 2026 hingga Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Denz Syariah Hotel & Pasir Putih, Kota Depok, Jawa Barat.
Forum Pengambilan Keputusan Organisasi
Musyawarah Nasional Istimewa berlangsung selama tiga hari dengan berbagai dinamika organisasi yang melibatkan seluruh Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Daerah se-Indonesia. Agenda utama forum ini adalah memilih pemimpin baru sebagai Presiden Direktur BKPAKSI Nasional.
MUNAS Istimewa merupakan forum pengambilan keputusan khusus dalam organisasi BKPAKSI sebagaimana diatur dalam ART BKPAKSI Pasal 11, dengan kekuatan keputusan yang sah dan setara dengan Musyawarah Nasional.
Pengganti Almarhum KH. Muhammad Jazir ASP
Dirutwil BKPAKSI Banten, Bayu Panatagama, menyampaikan bahwa forum ini dilaksanakan setelah wafatnya Presiden Direktur BKPAKSI Nasional, Ustadz KH. Muhammad Jazir ASP, pada Senin, 22 Desember 2025.
“Beliau adalah arsitek utama perjuangan Pendidikan Al-Qur’an yang dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di seluruh Asia sebagai rujukan dalam manajemen penyelenggaraan pendidikan Al-Qur’an dan keluarga sakinah. Oleh karenanya, diperlukan kepemimpinan baru untuk melanjutkan perjuangan organisasi BKPAKSI,” ujarnya.
Wafatnya KH. Muhammad Jazir ASP menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar BKPAKSI. Namun keteladanan, semangat dakwah, serta pengabdian beliau akan terus menjadi inspirasi dalam melanjutkan misi mulia organisasi.
Penetapan Presiden Direktur Baru
Perwakilan BKPAKSI Kota Cilegon, H. Ahmad Syukri, menjelaskan bahwa musyawarah ini menjadi momentum penting untuk menjaga kesinambungan organisasi.
“Dalam musyawarah nasional istimewa ini akan ditetapkan pengganti almarhum sebagai Presiden Direktur BKPAKSI Nasional. Hal ini penting agar organisasi terus berkesinambungan dan berkelanjutan,” jelasnya.
Pemilihan dilakukan sesuai mekanisme organisasi, mulai dari penyampaian visi, misi, hingga program prioritas.
Melalui Sidang Pleno MUNAS Istimewa PP BKPAKSI, secara aklamasi terpilih:
Drs. H. Tasyrifin Karim, M.M.Pd.sebagai Presiden Direktur Pimpinan Pusat BKPAKSI Nasional. Penyusunan Program dan Arah Kebijakan
Selain pemilihan Presiden Direktur, MUNAS Istimewa ini juga mengagendakan penyusunan program kerja serta arah kebijakan BKPAKSI ke depan sesuai tema:
“Peran Strategis BKPAKSI dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045.”


Komentar Via Facebook :