Sudah Beli Tiket Mudik? Tenang, Selisih Tarif Lebaran 2026 Bisa Direfund!
CYBER88 | Jakarta, 26 Februari 2026 — Kabar baik bagi masyarakat yang telah merencanakan perjalanan mudik lebih awal. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan pengguna jasa yang telah membeli tiket sebelum kebijakan diskon dan single tarif Angkutan Lebaran 2026 diberlakukan tetap berhak memperoleh pengembalian selisih tarif melalui mekanisme partial refund.
Kebijakan stimulus dari Pemerintah yang didukung penuh oleh ASDP mencakup diskon 100 persen tarif jasa pelabuhan atau setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan. Selain itu, diterapkan pula skema single tarif yang menyamakan harga layanan reguler dan express pada periode tertentu guna menciptakan rasa keadilan dan distribusi layanan yang lebih merata.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga hak pengguna jasa. “Masyarakat yang sudah membeli tiket sebelum periode stimulus dan single tarif tidak perlu khawatir. Selisih tarif dapat diajukan melalui mekanisme partial refund yang kami siapkan secara mudah dan transparan,” ujarnya.
Pengajuan refund dapat dilakukan melalui Contact Center ASDP 191 atau WhatsApp resmi 0811-1021-191. Proses ini dirancang sederhana, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi pelanggan.
Program diskon berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis, mencakup pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA pada layanan reguler, serta pejalan kaki dan kendaraan golongan II pada layanan express. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan biaya perjalanan masyarakat selama periode mudik.
Sementara itu, kebijakan single tarif diterapkan di Pelabuhan Merak pada 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, serta di Pelabuhan Bakauheni pada 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Skema ini berlaku bagi pejalan kaki dan kendaraan golongan I hingga VIA guna mendukung kelancaran arus penyeberangan pada periode puncak.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, turut mengimbau masyarakat untuk membeli tiket sebelum tiba di pelabuhan serta datang sesuai jadwal keberangkatan. Melalui sistem digital Ferizy, kapasitas layanan dapat terpantau lebih akurat dan aman, dengan ketersediaan kuota saat ini masih mencapai 99,8 persen.
Dengan dukungan kebijakan Pemerintah dan penguatan sistem layanan digital, ASDP optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, adil, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.


Komentar Via Facebook :