Momentum Ramadhan, DPRD Maluku Pererat Sinergitas Lewat Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Momentum Ramadhan, DPRD Maluku Pererat Sinergitas Lewat Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

CYBER88 | AMBON — Di tengah hiruk-pikuk dinamika sosial di Bumi Raja-Raja, lobi Kantor DPRD Provinsi Maluku berubah menjadi ruang penuh kekeluargaan pada Rabu sore (4/3/2026). Pimpinan beserta anggota DPRD Maluku menggelar buka puasa bersama yang tidak sekadar seremoni, namun menjadi ajang penguatan iman dan kepedulian sosial.

Acara bertajuk “Ramadhan Momentum Menjalin Silaturahmi serta Meningkatkan Iman dan Taqwa” ini turut menghadirkan anak-anak dari Yayasan Nurul Ikhlas untuk menerima tali asih yang diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan dewan.

Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, didampingi para Wakil Ketua M. Fauzan Rahawarin, Johan Johanis Lewerissa, dan Abdullah Aziz Sangkala menegaskan bahwa esensi Ramadhan harus melampaui ritual ibadah personal.

"Bulan suci ini adalah tentang bagaimana kita memaknai kebersamaan dan memperkuat kepedulian sosial. Nilai-nilai ini harus tercermin dalam tugas kita sebagai penyelenggara pemerintahan," ujar Benhur dalam sambutannya yang lugas namun sarat pesan moral.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergitas antara legislatif, pemerintah daerah, dan sekretariat sebagai kunci utama dalam menjalankan amanah rakyat Maluku secara optimal.

Suasana khidmat semakin terasa saat Ustaz Husen Abdul Asis menyampaikan tausiyah menjelang waktu berbuka. Ia menitikberatkan empat pesan fundamental bagi para wakil rakyat dan hadirin yang hadir:

Menjaga Perdamaian: Mengembangkan sikap damai dalam keberagaman Maluku.
Merawat Silaturahmi: Menghubungkan kembali tali persaudaraan yang mungkin renggang.
Kepedulian Sosial: Menajamkan kepekaan terhadap kondisi lingkungan dan sesama.
Fondasi Spiritual: Memperkuat ibadah sebagai kompas kehidupan.

"Jika nilai-nilai ini dipraktikkan secara konsisten, maka masyarakat yang harmonis dan sejahtera bukan sekadar impian," tegas Ustaz Husen.

Kegiatan yang diakhiri dengan doa bersama ini menutup rangkaian agenda formal dewan hari ini dengan suasana yang lebih cair. Di tengah berbagai isu yang menerpa daerah, momen seperti ini dianggap penting untuk mendinginkan tensi dan memperkuat soliditas internal lembaga negara di Maluku.

Komentar Via Facebook :