Kelurahan Gerem Tanggapi Pemberitaan Rumah Nyaris Roboh, Proposal Penanganan Sudah Diajukan
CYBER88 | CILEGON – Pemerintah Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, angkat bicara menanggapi pemberitaan yang beredar di salah satu media terkait kondisi rumah warga di Lingkungan Gerem Kagungan RT/RW 03/06 yang terancam roboh akibat gerusan sungai.
Kasi Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kelurahan Gerem, Anton Pribadi mewakili Plt Lurah Gerem Hikmatul Qismat, menyampaikan bahwa pihak kelurahan tidak tinggal diam terhadap kondisi tersebut. Ia menegaskan, langkah penanganan telah dilakukan jauh sebelum pemberitaan mencuat.
Menurut Anton, pemerintah kelurahan bersama Ketua RT setempat telah mengajukan proposal bantuan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon serta DPUPR Provinsi Banten.
“Perlu kami sampaikan bahwa pemerintah kelurahan bersama Ketua RT 03/06 sudah berupaya menyampaikan kondisi tersebut melalui proposal bantuan ke DPUPR Kota Cilegon dan juga ke DPUPR Provinsi Banten. Proposal tersebut sudah diterima oleh dinas teknis terkait,” ujarnya.Jumat, 24/4/2026.
Ia menjelaskan, kewenangan pembangunan TPT di bantaran sungai berada pada instansi teknis terkait, sehingga pihak kelurahan hanya dapat mengusulkan dan mengawal prosesnya.
“Kami terus berkoordinasi dan berharap agar pelaksanaan pembangunan bisa segera direalisasikan oleh dinas terkait, sehingga kekhawatiran warga dapat teratasi,” tambahnya.
Sebelumnya, diberitakan bahwa salah satu rumah warga di lokasi tersebut berada dalam kondisi mengkhawatirkan, dengan jarak pondasi rumah dan bibir sungai hanya tersisa sekitar setengah meter akibat tergerus aliran air. Kondisi ini membuat penghuni rumah merasa was-was dan terpaksa mengungsi saat hujan turun.
Pemerintah kelurahan pun berharap adanya percepatan penanganan agar potensi longsor tidak sampai menimbulkan kerugian yang lebih besar, baik dari sisi keselamatan warga maupun kerusakan hunian.


Komentar Via Facebook :