Viral!! Video Perkelahian Anak Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Kasokandel Majalengka. Setelah Musyawarah, Itu Katanya Hanya Buat Konten 

Viral!! Video Perkelahian Anak Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Kasokandel Majalengka. Setelah Musyawarah, Itu Katanya Hanya Buat Konten 

CYBER88 | Majalengka, -- Video kekerasan yang melibatkan siswa sekolah dasar di wilayah Kecamatan Kasokandel Majalengka, viral di kalangan masyarakat. Sejumlah video perkelahian anak anak yang masih mengenakan seragam SD itu nampaknya hasil rekaman anak anak lainya cukup menghebohkan masyarakat Kecamatan Kasokandel Majalengka.

Dalam video tersebut, nampak sejumlah anak anak SD tersebut saling tending, saling pukul sampai bergulingan di tanah. Bahkan dalam salah satu Video menayangkan saat salah satu anak yang posisinya terjepit di bawah, seolah tak diberi ampun oleh anak yang ada di atasnya yang terus memukulinya.

Menurut keterangan warga, kejadian yang mempertontonkan perkelahian antara anak kelas IV dan anak kelas VI SD itu terjadi beberapa hari kebelakang. Katanya, anak anak tersebut merupakan siswa didik di SDN Ranji kulon 1.

Beredarnya video perkelahian anak anak SD tersebut membuat masyarakat sangat tercengang dan menimbulkan rasa was was. Oleh karenanya, masyarakat berharap adanya tindakan dari pihak sekolah. Sebab, menurut mereka, hal ini merupakan adegan yang tidak patut untuk dipercontohkan kepada anak-anak lainnya. 

“Apalagi masih di katagori di usia dini maka kami berharap adanya mengawasan dari orang tua siswa dan pihak sekolah,” Ujar salah satu warga.

Dikonfirmasi Via WhatsApp, Senin (11/5), Yayan, Kepala Sekolah SDN Ranji kulon 1 membenarkan bahwa yang di video itu merupakan siswa siswa dari sekolahnya. Dia pun mengatakan akan segera menangani permasalahan ini dengan melibatkan sejumlah pihak.

Ditemui di kantornya, Selasa (12/5), Kepala Sekolah SDN Ranji kulon 1 menyampaikan bahwa pihaknya telah mengundang semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah. Adapun pihak yang diundang yakni, orang tua siswa khusus laki-laki antar Kelas IV sampai kelas Vl, pihak Dewan komite Pengawas (korwil) Camat, Polsek dan Babinsa Se-Kec Kasokandel,

Yayan mengaku kaget sekali dan merasa prihatin saat melihat video yang beredar itu. Menuerut dia, kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.30 han seminggu yang lalu.

“Setelah kami telusuri, semua yang melakukan aksi tersebut sebanyak 35 siswa, Itupun juga sebagaian siswa lainnya untuk memvideokan saja. Adapun dalam motif anak -anak tersebut menurut mereka, hanya untuk bikin konten Vidio saja," Jelas Yayan.

Lebih lanjut, Yayan menyampaikan bahwa setelah dilakukan musyawarah, pihaknya sudah menekankan pada para orang tua siswa bisa mendisiplinkan anak anaknya karena tidak hanya bisa dilakukan okeh pihak sekolah saja. Selanjutnya, sudah dibuatkan kesepakatan dan pernyataan bahwa hal ini tidak akan terulang kembali.

“Kedepannya pihak kami mengajak ke semua orang tua siswa supaya saling memperhatikan dan memantau anak-anak dan jangan sampai terlena disaat menggunakan Hand phone,”Ucapnya.

Sementara itu, Wawan, Pengawas pendidikan di Kecamatan Kasokandel juga mengimbau pada seluruh orang tua supaya jangan terlalu terlena pada anak saat menggunakan Handphone. Sebab, lanjut dia, membina dan mendidik anak anak tidaklah cukup dengan pendidikan formal terbatas oleh waktu dari 6,30 sampai 12'30.

“Untuk membina anak, orang tua lebih abanyak waktu d irumah. Kalau sore mungkin ada non formal entah itu ke madrasah, olahraga untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diharapkan,” Ujarnya. (Tatang)

Komentar Via Facebook :