H. Sukiyat Turunkan Foto Jokowi dari Rumah dan Bengkel, Ungkap Kekecewaan terhadap Program Esemka

H. Sukiyat Turunkan Foto Jokowi dari Rumah dan Bengkel, Ungkap Kekecewaan terhadap Program Esemka

CYBER88 | KLATEN – H. Sukiyat, pemilik Bengkel Kiat Motor yang berlokasi di Kradenan, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, memberikan klarifikasi terkait tindakannya menurunkan sejumlah foto Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, dari rumah dan bengkel miliknya.

Menurut Sukiyat, langkah tersebut merupakan bentuk ungkapan kekecewaan pribadi yang telah lama ia rasakan, terutama terkait perjalanan program mobil Esemka yang pernah menjadi harapan besar bagi dirinya sebagai pelaku usaha kecil.

Ia menilai isu mobil Esemka pernah menjadi perhatian publik dan menumbuhkan optimisme bagi banyak pihak, termasuk pelaku UMKM. Namun, harapan tersebut, menurutnya, tidak berbanding lurus dengan realitas yang ia rasakan hingga saat ini.

“Pencopotan foto-foto Pak Jokowi dari rumah dan bengkel saya adalah bentuk ekspresi kekecewaan pribadi. Saya mengikuti perkembangan Esemka sejak awal dan memiliki harapan besar terhadap program tersebut, tetapi kenyataannya tidak seperti yang saya bayangkan,” ujar Sukiyat, Senin (8/6/2026).

Sukiyat menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan di lingkungan milik pribadinya dan tidak mengandung unsur provokasi maupun ajakan kepada pihak lain untuk melakukan hal serupa. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk protes yang dilakukan secara damai.

“Rumah dan bengkel ini adalah milik pribadi saya. Saya hanya menata tempat saya sendiri sesuai dengan perasaan dan sikap yang saya ambil. Tidak ada niat untuk menghina atau merendahkan siapa pun. Saya tetap menghormati Pak Jokowi sebagai Presiden RI dua periode,” katanya.

Lebih lanjut, Sukiyat berharap masyarakat dapat memahami alasan di balik tindakannya tersebut. Ia mengaku ingin menyampaikan suara hati sebagai pelaku usaha kecil yang merasa belum merasakan manfaat dari program yang pernah digaungkan kepada publik.

Menurutnya, pelaku UMKM seharusnya menjadi bagian yang ikut merasakan dampak positif dari berbagai program pembangunan dan penguatan industri nasional. Karena itu, ia berharap aspirasi yang disampaikannya dapat menjadi perhatian berbagai pihak.

“Harapan saya sederhana, pelaku usaha kecil juga bisa merasakan manfaat nyata dari program-program yang pernah dijanjikan. Saya menyampaikan ini sebagai bentuk kekecewaan pribadi dan keresahan yang saya rasakan selama ini,” pungkasnya.

Komentar Via Facebook :