Warga Desa Sering Pelalawan di Gegerkan dengan Penemuan Jejak Harimau
Cyber88 Pelalawan - Sejumlah warga masyrakat desa Sering Pelalawan Riau geger, setelah menemukan jejak jejak kaki Binatang Buas si Raja Hutan. Bahkan Kepolisian Sektor Pelalawan telah melakukan pengecekan ke lokasi penemuan jejak kaki Hariamu Sumatera tersebut. Salah seorang penduduk Desa, Samsul Barry menyebutkan bahwa, Harimau itu ada dua Ekor berjalan tak jauh dari kawasan Areal Water Intake, kemudian menyeberang ke arah Pangkalan Kerinci, Harimau diduga menuju ke arah Perladangan jalan lingkar. "Lebih detailnya si Raja Hutan itu tak tahu persis ke arah mana lagi," jelas Mantan Pak Wali itu, pada Senin (16/12/2019). Sementara, Kapolsek Ipda Zumaheri bersama Anggotanya didampingi pihak Manajemen dan Security PT. RAPP mendatangi Areal Water Intake tempat penemuan jejak kaki Harimau dan melakukan pengamanan ekstra demi keselamatan Warga sekitar dan Harimau yang dilindungi itu. Usai ditelusuri Tim Gabungan, menelusuri lebih jauh lagi, jejak serupa ditemukan berjarak sekitar 1 Kilometer Bekas kaki di tanah hitam ini berada di seberang Kanal kecil berupa Rawa-rawa yang diperkirakan sudah satu hari. Dari jejak tersebut, terlihat jika Si Raja Hutan yang berkeliaran di Areal Water Intake dan Hutan Desa tidak hanya satu Ekor. "Kalau dilihat dari jejaknya, ada dua Ekor Harimau. Satu yang besar dan satu lagi yang kecil, Kami tadi turun bersama pihak Perusahaan untuk mengecek lokasi, "ucap Kapolsek Pelalawan lagi. Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasyim Risahondua SIK menyatakan, sebelumnya pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) dan LHK Provinsi Riau. Informasinya, Tim BKSDA berencana turun langsung ke lokasi untuk melakukan Observasi dan Pemantauan di Desa Sering. "Untuk mengantisipasi dipasang Kamera pengintai di sekitar Areal Water Intaker, untuk memastikan jika Bekas Kaki itu merupakan Harimau Sumatera dan memantau pergerakannya." Tambah Kapolres Pelalawan. "Pihak Kepolisian Resort Pelalawan mengimbau masyarakat sekitar untuk waspada, dan jika ada yang mengetahui keberadaan Binatang Margasatwa ini, agar secepat mungkin melaporkan kepada pihak terkait , untuk pengamanan nya." Pungkas Kapolres. (Bar)


Komentar Via Facebook :