4,35 Triliun BOS Afirmasi dan Kinerja "Diduga "Tidak bisa diserap,Ada apa dengan Kementerian

4,35 Triliun BOS  Afirmasi dan Kinerja  "Diduga "Tidak bisa diserap,Ada apa dengan Kementerian

CYBER88 BEKASI-Bantuan operasional sekolah Afirmasi dan kinerja atau yang dikenal dengan istilah BOS Afirmasi dan Kinerja ,Program kementerian pendidikan tahun 2019  ternyata tidak semulus apa yang di inginkan , program unggulan kementerian pendidikan Besutan Muhadjir Effendy ini mengalami kebuntuan dan bahkan dituding tidak sesuai dengan Permendikbud no 31 tahun 2019 merupakan payuh hukum dari mekanisme pemanfaatan anggaran.

Jumlah keseluruhan alokasi dana untuk kedua jenis BOS tersebut yaitu Rp 4,35 triliun. Rinciannya terdiri dari BOS Afirmasi sebesar Rp 2,85 triliun, sedangkan BOS Kinerja sebanyak Rp 1,50 triliun.diperuntukkan bagi sekolah khusus dengan kriteria yang sudah ditentukan.

Dari pengakuan beberapa sekolah sebagai penerima "bahwa anggaran tersebut tidak bisa di serap dan menjadi SILPA  anggaran ditahun 2020 ,adapun kendala yang dihadapi sekolah penerima,kurangnya sosialisasi dan anggaran itu masuk dalam belanja e-purchasing,sehingga tidak dapat diserap di akhir tahun 2019.

Cyber88.co.id mencoba menggali informasi dari beberapa sampel penerima semua jenjang ,SMA,SMP dan SD ternyata jawaban sama anggaran tidak terserap.Kepala sekolah SMPN 2 bojongmangu Tedy  sekolah sebagai penerima mengaku "Iya bang kami menerima anggaran itu, tapi nggak bisa diserap karena waktunya terbatas. belanjanya harus epurchasing"akunya,.(05/02)

Dan juga kepala sekolah SMAN 1 Tarumajaya Ahmad Rojali (14/02) mengatakan"sampai saat ini melum keluar juknis lanjutan untuk pembelian tablet ,dan kami masih menunggu instruksi dari dinas ,anggaran masih ada di rekening sekolah ,utuh," jelasnya.

Bahkan 2 sampel SD sebagai penerima SDN Banjarsari 01 & 02 (15/02)  kepala sekolah H.Murdani menyatakan "BOS Afirmasi dan kinerja Disekolahnya belum bisa dibelanjakan sebab tidak adanya sosialisi terkait penyerapanya, biasanya kalau ada program itu kita workshop dulu,sosialisasi ,ini bahkan kita dapat anggaran di bulan Oktober 2019 ,bingung kita mau diapain ,"ucapnya,sampai sekarang dananya tidak terserap bang,ini juga dah pergantian kepala sekolah,imbuhnya.(Safari Bono)

Komentar Via Facebook :