Jelang Ramadhan, MUI Kaltim Ambil Langkah Antisipatif, Terkait Covid 19
CYBER88.CO.ID | SAMARINDA - Menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, segenap ummat muslim di Kaltim bersiap diri, terlebih di situasi saat ini wabah virus corona atau Covid 19 yang belum juga reda.
Dalam rangkaian kegiatan dibulan suci ummat islam seperti penyelenggaraan sholat Tarawih, Tadarus Alquran, Itiqab, sholat Idul Fitri boleh tidaknya dilakukan menjadi tanda tanya besar dimasyarakat.
Menjawab persoalan itu Majelis Ulama Indonesia MUI Kaltim bersama unsur terkait Dinas Kesehatan, Kepolisian, TNI, Kemenag, BPBD, Ormas Islam dan Komisi fatwa MUI, menggelar Rapat Kordinasi dalam rangka mendukung pemerintah mengatisipasi penyebaran covid 19 yang belum berkurang. Dalam rakor, Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has mengatakan, pelaksanaan sholat jumat, sholat 5 waktu berjemaah, tarawih, tadarus Alquran, masyarakat masih belum seragam memahami fatwa MUI, fatwa PBNU, fatwa Muhammadiyah dengan harapan masyarakat ikut berpartisipasi mencegah atau menanggulangi penyebaran virus corina atau covid 19.
"kenyataannya masih ada ummat islam yang masih nekad berkumpul, sebagian masih melaksanakan sholat jumat dengan alasan belum zona merah, bahkan dengan alasan hanya takut pada Alloh" tandasnya. Untuk meluruskan pandangan itu, maka digelar rapat kordinasi menyamakan persepsi semua unsur terkait agar dapat lebih memahami himbauan pemerintah atas pandemi covid 19.
Pelaksana Tugas penanggulangan covid 19 Kepala Donas Kesehatan Kaltim Andi. M. Ishak menyambut baik kegiatan rakor, pada intinya semua mendukung tugas pemerintah untuk memerangi virus yang belum ada obatnya ini.
Berbagai fatwa menurut Andi M. Ishak sudah sesuai dengan anjuran kesehatan, yakni menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan, jaga jarak, tidak berkumpul ditempat keramaian.
Penyebaran virus menurutnya terbilang tinggi dan cepat meski tingkat kematian tidak separah kasus Mers dan virus Onta, sementara lompatan dari mulut saat droplet sejauh 2 meter, sehingga virus dapat memasuki 3 pintu yaitu melalui mata, mulut dan hidung.
"cara antisipasi yang efektif atas penularan virus adalah dengan mencuci tangan, menggunakan pelindung wajah masker, menjaga jarak, tidak terjadinya kerumunan orang dan pembatasan Sosial Berskala Besar. (daus)


Komentar Via Facebook :