Walikota Bogor Bima Arya, Dinkes Harus Siapkan Skema Antisipasi Kondisi Dampak Covid 19
Wali Kota Bogor
CYBER88.CO.ID | BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya meminta Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk menyusun model simulasi mengantisipasi kondisi terburuk 2-3 bulan ke depan atau bahkan enam bulan ke depan terkait Pandemi Covid-19 ini .
“Dinkes agar bisa membuat simulasi ini sehingga kita bisa memprediksi ketika peak terjadi di bulan Mei ataupun bulan Juni, apa yang kita butuhkan, tenaga medis kita seperti apa, alat kesehatan kita seperti apa, dan infrastruktur rumah sakit kita seperti apa. Ini saya kira sangat-sangat penting,” ujar Bima dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Bogor tahun 2021 melalui saluran video conference.
Walikota bogor Bima Arya mengatakan, Musrenbang kali ini diselenggarakan dengan suasana yang sangat berbeda. Menurut dia, belum pernah ada dalam sejarah melaksanakan kegiatan dengan pola seperti ini.
“Bahwa ini saat-saat yang sulit, ini adalah ujian yang maha berat bagi kita semua. Karena itu saya ingin mengajak yang pertama kali kepada bapak ibu semua untuk hope for the best and prepare for the worst. Artinya mari kita selalu berharap yang terbaik tetapi selalu bersiap-siap juga untuk yang terburuk,” ungkap Bima.
Ia menjelaskan, keputusan yang tepat selalu lahir dari data yang akurat. Sebaliknya, kebijakan yang tidak tepat itu biasanya lahir dari data yang tidak akurat. "Oleh karena itu, saya ingin mengajak kepada semua agar kita menyiapkan kondisi kita untuk menghadapi hal terburuk. Semua harus berbasiskan data, semua harus berdasarkan fakta.
Bisa dilihat dari DKI Jakarta dan Jawa Barat sudah melakukan ini dengan sangat bagus sehingga bisa mengantisipasi peak-nya kapan. Jadi kalau peak-nya Mei atau Juni, kita sudah siap dengan skenario terburuk,” katanya.


Komentar Via Facebook :