Warga Desa Mekarjaya Tuntut Pemilihan Ulang BPD, Diduga Mencederai Demokrasi Karena Aklamasi Rekayasa

Warga Desa Mekarjaya Tuntut Pemilihan Ulang BPD, Diduga Mencederai Demokrasi Karena Aklamasi Rekayasa

CYBER88 | KBB – Sejumlah warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat menuntut pembatalan dan pemilihan ulang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) unsur perempuan. 

Tuntutan ini muncul setelah muncul dugaan adanya rekayasa sistem AKLAMASI dalam proses penjaringan calon yang akan dipilih pada 29 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi, 3 orang calon anggota BPD keterwakilan perempuan disebut telah langsung "dikukuhkan" tanpa melalui pemungutan suara. Padahal dari 3 organisasi perempuan di desa, masih ada warga lain yang berminat mencalonkan diri.

"Ini tidak adil. Katanya didiga ada instruksi dari pihak Kepala Desa untuk main tunjuk, padahal Kades tidak punya kewenangan mengangkat anggota BPD. BPD itu lembaga independen, bukan bawahan Kades," ujar perwakilan warga, sabtu (29/08). 

Warga menilai aklamasi tersebut tidak sah karena 3 alasan:  
1. Dilakukan dengan cara main tunjuk sepihak oleh Kepala Desa  
2.  Sengaja menutup ruang bagi bakal calon lain yang memenuhi syarat                                     3. Mengabaikan prinsip demokratis dan tidak melibatkan perwakilan masyarakat

Warga mendesak Panitia Pemilihan BPD Desa Mekarjaya untuk menghentikan proses dan melakukan pemilihan ulang yang sesuai aturan. 

"Kami minta Camat Cikalong Wetan, DPMD dan Inspektorat KBB turun tangan. Jangan sampai demokrasi di desa mati karena aklamasi rekayasa. BPD harus dipilih langsung oleh rakyat sesuai UU No. 6 Tahun 2014 dan Permendagri No. 110 Tahun 2016 Pasal 8 ayat 1," tegasnya.

Warga juga menyoroti fungsi Panitia yang seharusnya netral dan tegas. "Buat apa ada Perdes kalau tidak dijalankan. Kasihan yang mau mencalonkan jadi tidak diberi kesempatan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Mekarjaya dan Ketua Panitia belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi ke Camat Cikalong Wetan dan DPMD KBB masih terus dilakukan untuk keberimbangan berita.(yus').

Komentar Via Facebook :