Pemdes Neglasari Salurkan BLT dan Sembako Pada Warganya Yang Terdampak Covid-19

Pemdes Neglasari Salurkan BLT dan Sembako Pada Warganya Yang Terdampak Covid-19

CYBER88.CO.ID|Kab.Bandung - Upaya pemerintah dalam menangani dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh wabah corona (Coovid-19) terus dilakukan dari mulai pemerintah pusat sampai dengan pemerintah Desa.

Untuk BLT yang bersumber dari Dana Desa, Pemerintah melalui menteri Keuangan (Menkeu) mengumumkan adanya kenaikan nilai Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) semula Rp 1,8 juta menjadi Rp 2,7 juta per Keluarga.

Ketentuan itu di atur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.07/2020 tentang Perubahan Kedua atas 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa.

Sedangkan Jangka waktu pemberian BLT-DD dari tiga bulan menjadi enam bulan. Tiga bulan pertama bantuan dicairkan sebesar Rp600.000 per KPM, kemudian tiga bulan berikutnya sebesar Rp300.000 per KPM. Dan penyaluran mulai dilaksanakan secara serentak di seluruh pelosok Indonesia.

Hari ini, 30 mei 2020, Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Brat, melaksanakan penyaluran BLT untuk warga yang terdampak Covid-19.

Kegiatan dilaksanakan di aula Desa Neglasari yang di pimpin oleh Kepala Desa yang dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa dan elemen lainnya yang ada di Desa Neglasari.

Pembagian BLT tersebut di Koordinir oleh Pusat Kesejaheraan Sosial (Puskesos) " SARASA SAJIWA" yang di ketuai oleh Neni Suryani.

Neni Suryani menyampaikan, penyalauran bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sampai dengan hari besok sudah di terima dan di distribusikan kepada warga, sejumlah penerima PKH dan BPNT yang biasa menerima, di tambah warga pindahan yang masuk ke Desa Neglasari dengan jumlah semuanya 335 KPM.

Untuk bantuan yang berasal dari pusat sebanyak 158 KPM, dari Provinsi Jawa Barat, sebanyak 72 dan dari BST Covid-19 sebanyak 773 KPM. sedangkan BLT dari Pemkab Bandung sebanyak 140 KPM, “Tuturnya.

Sementara, untuk penerima manfaat dalam bentuk sembako yang jumlahnya sekitar 196, akan melaksanakan pencairannya di sejumlah e-Waroeng yang tersedia di desa Neglasari, “Kata ketua puskesos.

Lebih lanjut Ketua Puskesos Neglasari menerangkan pada Cyber88.co.id, bahwa Jenis bantuan yang di terima yakni, Dari Bangub 1 paket beras 10kg, makanan kaleng 4 buah, gula 1kg, minyak 2 liter, terigu 1kg, vit c 1 palet, mie instan 16 bungkus, dan telor 30 biji.

Bantaun dari presiden berupa uang sebesar Rp.600.000. semenrata dari Pemkab berupa beras 10kg, gula 2kg, minyak 2 liter.

Sedangkan perluasan sembako jenisnya beras 10kg, daging ayam 1kg, ikan 0.5kg, telur 10 biji, “terangnya.

“Harapan kami semoga dengan adanya bantuan pemerintah ini warga masyarakt bisa menggunakan sesuai dengan peruntukannya. Kami selaku pengurus Puskesos banyak terimakasih pada  pemerintah baik pusat maupun daerah hingga warga kami dapat menerima manfaat, tutup Neni Suryani .

Di tempat yang sama, kepala Desa Neglasari H.Suherman, mengatakan. Dalam penyaluran BLT selama ini alhamdullilah berjalan aman dan terkendali, “Katanya.

Karena, Lanjut Herman. Pelaksanaannya kami tata semaksimal mungkin, sesuai dengan protocol covid-19 yang sudah di tentukan oleh Pemerintah.

Herman pun berharap, “semoga hal ini dapat berjalan lancar dan aman ke depan nya. Kami dari pihak pemerintah Desa Neglasari dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pada warga masyarakat selalu kami imbau jangan sampai ada hal-halyang tidak di harapkan, “Pungkasnya (ES)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :