SMPN 2 Rengasdengklok Berubah Drastis

SMPN 2 Rengasdengklok Berubah Drastis

CYBER88.CO.ID | Karawang - Lain ladang lain ilalang, lain kepala lain pemikiran dan semangat, itulah yang terjadi di SMPN 2 Rengasdengklok, yang dulu nampak terlihat tidak terawat.

Kini berkat pemikiran dan sentuhan hangat serta semangat Kepala Sekolah yang baru, yang dulunya tidak terawat, kini berubah drastis dengan penataan yang sangat luar biasa, seperti yang diungkap Rusdiawan yang merupakan seorang security SMPN 2 Rengasdengklok, “Rabu (08/07/2020)

Ditempat dan waktu yang berbeda, Didi Solahudin M.pd selaku Kepala SMPN 2 Rengasdengklok, yang akrab disapa Ayah mengatakan bahwa,

"Pembuatan Gapura dengan system ecobrick, sebagai bagian dari kampanye agar siswa/siswi tidak membuag sampah sembarangan, dan pembuatan ecobrick ini hanya berbekal botol plastik dan sampah plastik lainya yang sudah tidak bisa dimanfaatkan.

Kemudian dimasukan kedalam botol plastik, namun sebelum dimasukan dalam botol plastik, terlebih dahulu sampah plastik lainnya tersebut dipotong kecil-kecil yang kemudian dimasukkan ke dalam botol dengan cara ditekan dengan alat kayu atau yang lainnya agar sampah yang dimasukan dalam botol tersebut menjadi padat dan botol menjadi keras.

Pasalnya jika dipadatkan dengan baik, ecobrick ini akan menjadi kuat yang mampu menopang beban berat dan bila disatukan akan menjadi sebuah karya seni, seperti Gapura yang ada di SMPN 2 Rengasdengklok, dan adanya pengetahuan ecobrick kepada siswa/siswi ini, diharapkan dapat menjadi sebuah ilmu yang bermanfaat dan bisa dipraktekkan langsung oleh siswa/siswi dirumah masing-masing sesuai imajinasi siswa/siswi hingga tercipta sebuah karya seni. Harapnya kepada CYBER88.CO.ID, “Rabu (08/07/2020).

Sambungnya, keberadaan lorong yang ada dipertengahan lorong gapura tersebut, kedepannya sebagai peneduh jalan yang alami, pasalnya kita hanya membuatkan rangka lorong yang kemudian disetiap rangka lorong tersebut ditanami tanaman buah-buahan yang merambat seperti Anggur, Markisa, Konyal dan lain-lain.

Sehingga, ketika tanaman buah tersebut tumbuh, maka akan merambat pada rangka lorong yang telah dibuat, dan akan menutupi seperti atap. Selain nantinya akan membuat teduh lorong tersebut, juga akan terlihat indah dan produktif. “Pungkasnya (Hys)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :