Judi Berkedok Gelanggang Permainan Anak Masih Beroperasi di Sepanjang Jalan Sukarno Hatta
Mesim-judi-gelper
CYBER88.CO.ID | DUMAI - Akhir akhir ini para oknum pengusaha dan pengelola judi berkedok GELPER ( Gelanggang Permainan Anak ) sepertinya sudah berpindah tempat dari Kota ke daerah pinggiran, sepanjang Jalan Sukarno Hatta, mulai dari Terminal Barang Bukit Jin Kecamatan Dumai Timur hingga ke arah Simpang ABC ( Duri 13 ) Kecamatan Mandau Duri Kabupaten Bengkalis - Riau.
Menariknya, kendati menurut sumber seluruh tempat tempat hiburan di Riau, khususnya Dumai dsuruh tutup di saat virus pandemik ( COVID 19 ). Namun usaha perjudian yang ada di sepanjang Jalan Sukarno Hatta menuju Duri menurut sumber tetap beroperasi langgeng.
Informasi lainya yang berhasil di himpun tim CYBBER88.CO.ID di lapangan menyebutkan, bahwa usaha Gelper yang beroperasi di sepanjang jalan Dumai- Duri itu diduga milik pengusaha pribumi yang tinggal di Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.
" Kayaknya oknum pengusahanya orang kuat.Makanya tetap berani buka disaat ada rahajia gabungan dari Satpol PP." Ujar salah seorang warga Bukit Kapur yang jati dirinya mohon dirahasiakan.
Dari hasil infestigasi tim cybber88.co.id dengan detik12.com selama seminggu membuktikan, ada sekitar 40 sampai 50 unit mesin judi GELPER yang beroperasi di sepanjang jalan lintas Soekarno Hatta mulai dari dekat terminal barang (DISHUB) Taman Pahlawan, dekat Ampang-ampang dan sampai simpang, Murini, dan rawa panjang.
Dan rata rata lokasi judi berkedok Gelanggang Permainan Anak itu berdekatan dengan rumah rumah penduduk.Untuk memuluskan usaha atau bisnis perjudiannya.Oknum pengusaha pemilik dan pengelola GELPER menurut sumber sengaja memberikan upah berupa persenan kepada warga pemilik rumah atau kedai tempat judi GELPER itu beroperasi.
" Kabarnya untuk sewa tempat akan dapat 20% dari pendapatan bulanan dan untuk sipenjaga akan mendapat 10% dari setiap pemain yang (kensel, istilah gelper). Jika sipemain kensel 1 juta, maka sipenjaga dapat 100 ribu." Ujar warga yang tidak disebut namanya itu menjawab tim CYBBER88.CO.ID dan DETIK12.COM.
Dan menurut sumber, sejumlah warga di Kecamatan Bukit Kapur telah pernah melaporkan tempat GELPER ini ke Camat Bukit Kapur."Karena resah, warga sudah pernah melaporkan aktivitas perjudian tersebut kepada pihak Kecamatan." Ujar si nara sumber mengakhiri perbincangannya dengan tim CYBBER88.CO.ID dan DETIK12.COM.
Sementara Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Humas Polda Kombes Sunarto mengatakan. “Silahkan Masyarakat melapor Ke Pihak Kepolisian Setempat,” tegasnya.
Sementara oknum toke dan pengelola judi GELPER di Bukit Kapur dan Kayu Kapur sangat licin dan licik untuk merusak pikiran dan ekonomi masyarakat lemah dan menengah.
"Boleh boleh aja warga melaporkan kegiatan haram tersebut ke pihak berwajib atau Kepolisian setempat.Tapi, siapa warga yang siap bila nantinya diintimidasi sama kaki tangan oknum pengusaha GELPER itu." Ujar waga lainnya menanggapi isi WA dari HUMAS Polda Riau ke tim wartawan CYBBER88.CO.ID dan DETIK12.COM.
(red/tim)


Komentar Via Facebook :