Harga Tiket Kapal Naik, Ketua Komisi II DPRD R4 : Jangan Tentukan Harga Tiket Sepihak

Harga Tiket Kapal Naik, Ketua Komisi II DPRD R4 : Jangan Tentukan Harga Tiket Sepihak

Ketua komisi II DPRD Raja Ampat,Moh Taufik Sarasa ST.

CYBER88 | Papu Barat – Kenaikan harga tiket penumpang membuat sejumlah masyarakat di kota Waisai Kabupaten Raja Ampat mengeluh dan mempertanyakan apa pemicunya sehingga harga tiket bisa meroket.

Anggota DPRD Kabupaten Raja Ampat, Moh.Taufik Sarasa ST kepada cyber88.co.id di Waisai, Minggu (9/8) malam dini hari menyatakan, kenaikan harga tiket ini ditentukan secara sepihak.

Menurut Ketua Fraksi Demokrat itu bahwa,kenaikan tiket kapal ini sangat tidak wajar, karena raja ampat saat ini masih dalam suasana pandemi covid-19

Ia menilai, dalam kondisi seperti ini sangat mempengaruhi ekonomi masyarakat sebab ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih dan kembali normal.

Sebab itu ia sangat menyayangkan kebijakan pihak manajemen PT.Fajar Indah Lines dan PT.Belibis Papua Mandiri dalam menaikkan tiket penumpangnya.

Sebelumnya,harga tiket penumpang untuk kapal Marina express sebesar Rp 100.000 ,namun saat ini harga tiket tersebut bertambah sehingga menjadi Rp.125.000

Sementara, kapal Fajar indah untuk harga tiket penumpang sebelumnya,Rp.75.000,saat ini harga tiket itu kemudian dinaikkan menjadi Rp.100.000.

"Saya sebagai ketua Fraksi Demokrat sangat menyayangkan hal ini,” ujar Taufik yang juga sebagi ketua Komisi II DPRD Raja Ampat itu.

Dikatakannya, bahwa kebijakan pihak manajemen kapal dalam menaikkan harga tiket penumpangnya ini sangatlah tidak berdasar.

Hal tersebut menurut lelaki hitam manis yang kerap disapa Jani ini, bahwa seharusnya kebajikan kenaikan harga tiket ini memiliki dasar pijakan.

"Kalau dilihat dari lapangan tidak ada harga BBM yang naik yang mungkin bisa dijadikan sebagai dasar untuk kenaikan harga tiket ini", tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan, Komisi II DPRD Raja Ampat akan memanggil pihak manajemen perusahaan pelayaran tersebut untuk dimintai klarifikasi atas kebijakannya.

Ketua Komisi II DPRD Raja Ampat itu juga mendesak kepada pemerintah daerah untuk mengevaluasi kembali jadwal keberangkatan kapal-kapal penumpang ke Waisai.

"Jadwal keberangkatan kapal penumpang ke waisai yang sudah dilakukan rapat sebelumnya, agar dilakukan evaluasi kembali terkait keberangkatannya", imbuhnya.

Taufik menilai, dengan kenaikan harga tiket yang dilakukan sepihak oleh pihak manajemen perusahaan pelayaran ini sangat memberatkan masyrakat dalam hal ini penumpang transportasi kapal penumpang. (A.Macap)

Komentar Via Facebook :