Seniman Kecapian Naringgul Cianjur, Terbaring Sakit di Rumahnya, Perlu Urulan Tangan Pemerintah dan Dermawan

Seniman Kecapian Naringgul Cianjur, Terbaring Sakit di Rumahnya, Perlu Urulan Tangan Pemerintah dan Dermawan

CYBER88 | Cianjur -- Abah Wajon (60) Salah seorang seniman asal kampung Ujung jaya rt 2/12, Desa Malati, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa barat, kini terbaring sakit sudah bertahun-tahun ldi rumahnya.

Diketahui abah Wajon menderita penyakit Diabetes dan Komplikasi. Sementara kehidupannya pria renta ini tergolong orang Tidak mampu atau keluarga miskin dan tinggal dirumah yang tak layak huni bersama istri dan 1 orang anaknya.

Informasi yang berhasil dihimpun cyber88.co.id, Abah Wajon dan keluarga memang memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun karena jauhnya lokasi rumah serta kondisi jalanan yang cukup terjal untuk menuju kepuskesmas sehingga keluarga tidak bisa membawa Abah wajon untuk berobat ke puskesmas apalagi ke Rumah Sakit besar.

Sarnih (55) Istri abah wajon menuturkan, Dirinya sangat berkeinginan untuk membawa suaminya ke Puskesmas atau Rumah Sakit namun, dia sangat kebingungan dengan biayaya keperluan sehari hari selama berobat yang tentunya sangat membutuhkan biaya ditambah untuk biaya keluarga yang menunggu. 

"Untuk makan  sehari-hari juga kadang dikasih sama tetanga dan sauara-saudaranya," Ungkap Sarnih.

Dikatakannya, bahwa suami saya sakit nya sudah lama, sudah hampir Dua Puluh Bulan lamanya.

"Harus bagaimana lagi saya sudah habis segala cara untuk mengobati suami saya tetap saja penyakit suami saya belum sembuh sembuh juga pak," Katanya dengan nada sedih.

Dengan suara terbata-bata Sarnih menjelaskan, Kami keluarga sudah tidak mampu lagi untuk mengobati, jangan kan buat beli obat buat makan saja susah.

Padahal suami saya itu dulunya pengiat seniman yang ada di desa malati, sudah banyak jasa - jasa nya mengangkat nama baik kesenian khususnya Desa malati umum nya Kecamatan Naringgul, harapan kami mudah mudahan bisa mendapatkan bantuan untuk bisa berobat ke rumah sakit," tuturnya.

Cahmudin Ketua RT 02, membenarkan bahwa ada warganya yang memang seniman yang menderita sakit sudah hampir berbulan bulan terbaring dan selama sakit abah wajon belum pernah dibawa kerumah sakit hanya berobat melalui mantri setempat saja, karena memang kondisi keluarga nya tergolong orang tidak mampu.

"Kalau dibawa kepuskesmas perjalanannya jauh belum lagi dengan kondisi jalan yang terjal dan kecil, sehingga harus dibopong alias di gotong itupun jaraknya puluhan kilometer," kata Cahmudin.

Cahmudin menambahkan, Selama ini memang kalau bantuan Pemerintah terkait Bantuan Pandemi Covid -19 belum mendapatkan, tapi Kalau bantuan beras satu karung tiap bulannya  dapat tapi ironisnya  bantuan uang BLT tunai baik dari desa maupun pusat tidak pernah mendapatkannya.

Komentar Via Facebook :