Kuasa Hukum Lemono Temukan Kejanggalan Kasus Sengketa Lahan

Kuasa Hukum Lemono Temukan Kejanggalan Kasus Sengketa Lahan

CYBER88 | Bekasi - George Michael Tutuarima, seorang kuasa hukum yang mengurus permasalahan sengketa tanah di Kp. Selang Bojong, Kel. Muktiwari, Kec. Cibitung, Kab. Bekasi, Jawa Barat, seluas 50.380 meter persegi milik Lemono yang tuntutannya belum ada tindak lanjut dan seakan menggantung.

Permasalahan dimula pada 2008 lalu. Lemono memiliki sertifikat kepemilikan lahan yang masih bergambar bola dunia, namun melalui saudaranya, Alm. Pulan, diganti menjadi sertifikat bergambar garuda. Namun karena tidak ada operasional, digadaikanlah surat tersebut kepada notaris JS.

"Lantas, kenapa saya bisa masuk ke lapangan lantaran adanya persoalan. Sertifikat Bola Dunia milik Lemono mau digantikan kovernya menjadi Garuda", tutur George.

"Jadi, saat itu Lemono diberikan blangko kosong oleh si Pulan. Namun, karena rasa percaya, Lemono menandatangani. Tapi ternyata di balik itu, tanda tangan tersebut digunakan Pulan untuk melakukan pinjaman uang kepada JS," sambung George.

Tahun 2016, Lemono mempertanyakan sertifikat tersebut, akan tetapi Pulan sudah meninggal dunia pada tahun 2009. Lalu Lemono mendatangi istri Pulan, dan tersebutlah nama JS yang seorang Notaris dan berkantor di Bulan-Bulan, Kota Bekasi.

Saat disambangi, JS mengakui adanya pinjaman uang. Lemono yang hendak menebus sertifikat tersebut sontak marah karena JS bertindak terlalu jauh. Karena Lemono tidak pernah merasa menjual tanahnya kepada JS, Lemono melaporkan permasalahan ini ke Polres Bekasi.

"Lucunya, hasil laporan tersebut tidak pernah SP3. Seakan menggantung. Harusnya kalau SP3, secara mutlak Lemono menang," papar George dengan kesal.

"Anehnya, ketika permasalahan ini menggantung, masalah pidananya naik secara tiba-tiba perdatanya. Dari PN, PT, sampai ke MA, Lemono kalah. Saya tidak tahu kalahnya seperti apa, karena saya tidak mengikuti kala itu," keluh George.

"Saya temukan kejanggalan pada kasus ini. Tidak ada SP3 tapi kasusnya bisa naik. Yang tidak masuk akal lagi, transaksi di tahun 2015 tapi Lemono masih membayar hingga tahun 2017. Lagipula sertifikat yang ada di JS sejak 2008 kalau memang ingin mengambil alih, kenapa tidak melakukan jual-beli?" pungkas George.

Komentar Via Facebook :