Dituding Proyek Tanpa RAB, Pembangunan RKB SMAN 6 Tambun Selatan Disoal

Dituding Proyek Tanpa RAB, Pembangunan RKB SMAN 6 Tambun Selatan Disoal

CYBER88 | Kab.Bekasi -- Proses Pembangunan Ruang Kelas Baru SMAN 6 Tambun Selatan anggaran yang bersumber dari DAK provinsi Jawa barat, dituding dikerjakan Tanpa Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau Gambar Spek, dari informasi Yang di Gali Awak Media Dilapangan, pembangunan RKB ini hanya berdasarkan perintah tanpa ada petunjuk pelaksanaan layaknya Konstruksi Sebuah Bangunan.

"Dari pengamatan Awak Media Dilapangan Informasi yang terpasang hanya terpasang Informasi kegiatan Berupa Papan Proyek yang menyajikan informasi sumber anggaran, Pagu Anggaran dan Pelaksana.

"Menyikapi Proses Pembangunan RKB, Pihak SMAN 6 Tambun Selatan Melalui Wakasek Humas Ismail Menjelaskan Kepada awak Media di ruangannya Senin (14/9) dirinya Mengatakan," pihaknya menyakini bahwa proses pembangunan sudah sesuai aturan yang ada. Bahkan Kami Selalu Mengedepankan Kualitas dalam Pembangunan, "kelitnya.

"Namun, dirinya tidak dapat menjelaskan serta memperlihatkan RAB dan Spek yang sudah ditentukan, ketika awak media mempertanyakan, dirinya menjawab," RAB nya Untuk apa Abang ketahui, semua sudah sesuai kok ," Ucapnya.

"Sementara itu, kepala sekolah SMAN 6 Tambun Selatan Didi Rosidi  ketika hendak di konfirmasi, humas menjelaskan, "Ketemu dengan sama Saya sudah sama Bertemu dengan Kepala sekolah, sebab saya kan perpanjangan kepala sekolah, "Sebut Ismail.

Menyikapi Persoalan itu,"Ketua DPC  LSM Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) Jannes Samosir Angkat Bicara,

Banyaknya Persoalan Pembangunan  RKB dan Toilet Saat ini Yang Bersumber DAK Provinsi Jawa barat Tahun 2020, sering ditemukan Tanpa Spesifikasi RAB. Disini kita sama-sama Mengawal proses nya, jangan sampai pihak sekolah atau panitia yang ditunjuk menyembunyikan RAB untuk mengurangi Spek. Karena ini termasuk adanya dugaan Korupsi.

Dirinya Menyebutkan,"Di SMAN 6 Tambun Selatan Banyak Kejanggalan Yang dapat kita temukan, termasuk RAB itu, karena potensi manipulasi proses pembangunan berdasarkan Spek gambar dan RAB yang sudah dibuat serta standar mutu kualitas bangunan.

Saat ini Persoalannya sangat Kompleks, dari proses pengecoran atau beton memakai manual atau molen kecil, lantai atas semua pakai manual, tidak pakai beton batching plant.ini termasuk di jelaskan di RAB nya, "Sebutnya.

"Dirinya menambahkan, "setelah kita melakukan check ke lapangan, ternyata ada dua sisi tiang bangunan yang menempel langsung ke dinding bangunan yang ada, ini dugaan kita adanya permainan dalam mengurangi volume konstruksi, nanti kita dalami dulu, kita tetap berpedoman Ke RAB yang ada. Kalau ada potensi kecurangan dalam orogres pembangunannya.

"Nanti akan kita laporkan Ke Penegak Hukum, "Pungkasnya.

Komentar Via Facebook :